AI Jadi Inovasi Digital Promosi Kuliner Solo untuk SDGs dan Pariwisata Berkelanjutan

0
IMG-20250929-WA0019

SOLO, JATENGNOW.COM – Politeknik NEST menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Inovasi Digital Promosi Kuliner Khas Kota Solo untuk Aktualisasi SDGs dan Pariwisata Berkelanjutan” di Hotel Solia Yosodipuro, Solo, Senin (29/9/2025).

FGD ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Joko Purwono (Ketua Komunitas Solo Creative Space), Teguh Wiji Setyahadi (Perwakilan PLUT Koperasi UMKM Surakarta), serta Yusuf Hadi Suseno Putro, (Founder & CEO PT. Ratakan Media Kreasi). Selain itu, forum ini juga diikuti oleh 10 perwakilan UMKM kuliner khas Solo.

Ketua Penelitian sekaligus Ketua Kegiatan, Slamet Kurniawan Fahrurozi, menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan menggali tantangan UMKM kuliner Solo dalam menghadapi persaingan digital, sekaligus merumuskan strategi promosi berbasis Artificial Intelligence (AI).

“Harapannya, dari forum ini lahir panduan praktis dan prototype produk yang bisa langsung dimanfaatkan pelaku usaha, selaras dengan penguatan ekonomi masyarakat, pelestarian budaya, dan pariwisata berkelanjutan,” ujar Slamet.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik NEST, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara akademisi, pelaku usaha, dan komunitas untuk menjawab tantangan era digital.

“Kami berharap hasil diskusi ini tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar melahirkan produk dan strategi nyata yang bisa dipakai UMKM dalam meningkatkan daya saing kuliner khas Solo,” tegas perwakilan LPPM.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah Politeknik NEST dalam menjembatani pemanfaatan teknologi AI agar dapat diterapkan langsung oleh pelaku UMKM. Slamet menambahkan, keunggulan rasa kuliner saja tidak cukup, melainkan perlu strategi digital yang cerdas agar produk kuliner khas Solo mampu menembus pasar global dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Penelitian ini juga melibatkan dosen Politeknik NEST, yaitu Annisa Noor Rahmawati dan Dimas Pamilih, yang berkolaborasi bersama para pelaku UMKM sebagai peserta aktif forum. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *