Kodim 0735 Surakarta dan Ponpes Budi Utomo Bersinergi Bentuk Santri Berkarakter Bela Negara

0
20260110_114259

SOLO, JATENGNOW.COM – Komandan Kodim (Dandim) 0735/Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman, melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Budi Utomo, Sabtu (10/1/2026). Kunjungan ini menjadi langkah awal Letkol Arief sejak resmi menjabat sebagai Dandim 0735/Surakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Letkol Arief menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan bentuk kulo nuwun sekaligus memohon doa restu kepada para pengasuh pondok pesantren. Ia menilai Ponpes Budi Utomo memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, berdisiplin, dan berjiwa nasionalis.

“Pagi ini kami bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Budi Utomo. Selain mohon doa restu, kami juga mendapatkan penjelasan tentang sistem pendidikan di ponpes ini. Menurut saya, ini pesantren yang sangat baik karena tidak hanya memberikan pembelajaran formal, tetapi juga pendidikan agama dan karakter,” ujar Letkol Arief.

Ia menegaskan, pendidikan karakter yang diterapkan di Ponpes Budi Utomo sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045.

“Indonesia Emas 2045 hanya bisa terwujud apabila generasi mudanya dibekali ilmu pengetahuan, nilai agama, serta karakter yang kuat seperti disiplin, kepemimpinan, dan cinta tanah air,” tegasnya.

Letkol Arief menjelaskan, selama ini Kodim 0735/Surakarta telah menjalin kerja sama dengan Ponpes Budi Utomo, khususnya dalam pembinaan kedisiplinan, kepemimpinan, serta wawasan kebangsaan dan bela negara.

“Setiap ada siswa baru, kami dari Kodim memberikan pembekalan kedisiplinan, kepemimpinan, dan nilai-nilai kebangsaan. Di sisi lain, kurikulum ponpes juga menekankan pentingnya peran santri sebagai makhluk sosial yang mampu berbaur dan terjun langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, sinergi TNI dengan lembaga pendidikan berbasis keagamaan sangat penting untuk menanamkan nilai bela negara sejak dini, tidak hanya melalui teori, tetapi melalui praktik kehidupan sehari-hari.

Pimpinan Pondok Pesantren Budi Utomo, KH Muhammad Thoyibun, menyambut baik kunjungan Dandim 0735/Surakarta. Ia menjelaskan bahwa Ponpes Budi Utomo sejak awal mengedepankan pendidikan karakter sebagai fondasi utama bagi para santri.

“Sekolah kami mengedepankan budi pekerti, akhlak, karakter cinta tanah air, bela negara, kebersamaan, kerukunan, dan kekompakan. Semua itu kami rangkum dalam 29 karakter utama,” ungkap KH Thoyibun.

Uniknya, pendidikan karakter di Ponpes Budi Utomo dilakukan secara praktik langsung, bukan melalui ceramah.

“Ketika santri masuk, selama tiga bulan pertama tidak ada pelajaran akademik. Semua belajar praktik karakter, mulai dari hubungan dengan orang tua, guru, sesama teman, disiplin antre, mandi, makan, hingga menjaga kebersihan. Setelah itu baru masuk pelajaran sekolah,” jelasnya.

Terkait kerja sama dengan Kodim 0735/Surakarta, KH Thoyibun menyebut sinergi tersebut telah terjalin cukup lama dan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter santri.

“Kami sudah lama bekerja sama dengan Kodim, mulai dari pembinaan kedisiplinan, baris-berbaris, ketertiban keseharian, hingga pemberian wawasan kebangsaan dan bela negara,” katanya.

Menurutnya, kehadiran TNI dalam dunia pendidikan pesantren menjadi penguat nilai kepemimpinan, nasionalisme, dan rasa cinta tanah air di kalangan santri. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *