Laga Hidup Mati Persijap di Akhir Putaran Pertama, Divaldo Targetkan Tiga Poin di GBK Jepara
JEPARA, JATENGNOW.COM – Persijap Jepara menghadapi ujian berat sekaligus momentum penting pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Laskar Kalinyamat dijadwalkan menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Senin (12/1/2026), dalam laga penutup putaran pertama kompetisi.
Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim yang sama-sama berada dalam tekanan. Persijap dan Dewa United tengah berjuang menjauh dari zona merah klasemen, sehingga hasil laga diyakini akan berdampak besar terhadap posisi mereka pada paruh musim berikutnya.
Bagi Persijap, duel ini juga menjadi kesempatan terakhir memaksimalkan laga kandang di putaran pertama. Dukungan suporter diharapkan mampu menjadi energi tambahan untuk memutus tren negatif yang membelit tim dalam beberapa pekan terakhir.
Pelatih Persijap, Divaldo Alves, memastikan kondisi skuadnya relatif siap tempur. Ia menyebut tidak ada pemain yang harus absen karena cedera, sehingga opsi taktik dapat diterapkan secara maksimal.
“Seluruh pemain dalam kondisi baik dan punya keinginan kuat untuk menang. Ini laga penting, jadi kami harus bekerja lebih keras dan fokus,” ujar Divaldo saat sesi jumpa pers, Minggu (11/1/2026).
Pelatih asal Portugal itu juga mengungkapkan bahwa tim pelatih telah melakukan analisis terhadap kekuatan calon lawan. Menurutnya, Dewa United kerap mengandalkan permainan direct dengan memaksimalkan bola-bola panjang ke sisi lapangan.
“Kami sudah mempelajari pola permainan mereka. Antisipasi terhadap serangan dari sayap akan menjadi perhatian utama. Strategi harus fleksibel dan bisa berubah sesuai situasi di lapangan,” jelasnya.
Meski optimistis, Persijap tak bisa menutup mata terhadap kondisi performa tim yang tengah menurun. Laskar Kalinyamat tercatat belum meraih kemenangan dalam 11 pertandingan terakhir, sebuah catatan yang membuat posisi mereka semakin rawan di papan bawah klasemen.
Situasi tersebut menjadikan laga kontra Dewa United sebagai duel beraroma “final”. Kemenangan bukan hanya soal tambahan tiga poin, tetapi juga menyangkut kepercayaan diri tim menjelang putaran kedua BRI Super League.
Persijap dituntut tampil lebih solid, disiplin, dan memiliki mental bertarung tinggi jika ingin mengakhiri putaran pertama dengan hasil positif. Publik Jepara pun berharap laga ini bisa menjadi titik balik kebangkitan Laskar Kalinyamat dari tekanan zona degradasi. (jn02)
