Respati Pastikan Penataan Jalan Yos Sudarso Libatkan Publik, Disiapkan Jadi Ikon Wisata Baru Solo
Wali Kota Solo, Respati Ardi (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Wali Kota Solo Respati Ardi memastikan rencana penataan Jalan Yos Sudarso sebagai ikon wisata baru Kota Bengawan akan melibatkan partisipasi publik. Pemkot Solo berkomitmen merangkul warga dan pelaku usaha agar kebijakan yang diambil tidak merugikan pihak tertentu.
Respati menegaskan, seluruh proses perencanaan akan melalui mekanisme kajian komprehensif dan dialog terbuka dengan para pemangku kepentingan, terutama masyarakat yang terdampak langsung.
“Mekanisme kajian dan partisipasi publik ini pasti akan kita laksanakan. Kami juga akan berdialog dengan pelaku usaha dan warga di kawasan tersebut,” ujar Respati.
Penataan Jalan Yos Sudarso sendiri merupakan bagian dari konsep integrasi kawasan wisata yang menghubungkan koridor Gatot Subroto (Gatsu) dengan Kampung Wisata Batik Kauman. Konsep ini diharapkan menciptakan sirkulasi wisata yang saling terhubung dan lebih hidup.
“Intinya adalah integrasi wisata, mulai dari Gatsu, Nonongan, hingga Kauman. Konsep ini terinspirasi dari Pak Pramono Anung yang mengintegrasikan taman-taman di Jakarta. Menurut saya, konsep seperti ini sangat baik,” jelasnya.
Terkait wacana penerapan sistem satu arah, Respati menegaskan keputusan tersebut belum final dan masih menunggu hasil kajian rekayasa lalu lintas.
“Apakah satu arah atau dua arah, semuanya akan melalui riset khusus. Konsepnya agar menyatu dengan Gatsu. Karena Gatsu ke arah utara satu arah dan Yos Sudarso ke selatan satu arah, sehingga membentuk sirkulasi,” tuturnya.
Selain pengaturan lalu lintas, penataan kawasan juga mencakup perubahan fisik jalan. Pemkot Solo berencana menghilangkan separator jalan serta menanam kabel utilitas di bawah tanah agar kawasan terlihat lebih rapi, lapang, dan nyaman bagi pejalan kaki.
“Nantinya separator akan dihilangkan dan kabel listrik ditanam di bawah tanah, sehingga kawasan menjadi lebih tertata,” pungkas Respati.
Disiapkan Jadi Wisata Jalanan ala Thailand
Sebelumnya, Respati mengungkapkan rencana menjadikan Jalan Yos Sudarso sebagai destinasi wisata jalanan yang terinspirasi dari Song Wat Road, Thailand. Gagasan ini muncul setelah diskusi bersama Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky dan budayawan Solo Sardono.
“Kami melihat koridor Gatsu dan Kauman agak terpisah. Penyambungnya adalah Jalan Yos Sudarso. Itu akan kita benahi untuk menjadi wisata baru. Harapannya kawasan ini bisa seperti Song Wat Road dengan konsep wisata jalanan,” kata Respati.
Dengan konsep tersebut, Jalan Yos Sudarso diharapkan menjadi pusat aktivitas wisata baru yang menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata Kota Solo. (jn02)
