Kenang Ki Anom Suroto, Pemkot Solo Akan Jadikan Jingle “Solo Berseri” Wajah Budaya dan Pariwisata Kota Bengawan

0
image

Kenang Ki Anom Suroto, Pemkot Solo Akan Jadikan Jingle “Solo Berseri” Wajah Budaya dan Pariwisata Kota Bengawan (JatengNOW/dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Wali Kota Solo, Respati Ardi, menghadiri peringatan 100 hari kepergian Ki Anom Suroto, maestro kebudayaan Kota Solo, yang digelar oleh keluarga almarhum di Kebon Seni Timasan, Sabtu (24/1/2026) malam. Bersama istrinya, Venessa Winastesia, Respati hadir untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menghormati jasa almarhum yang dianggap sangat berperan penting dalam melestarikan budaya Solo.

Dalam kesempatan tersebut, Respati menegaskan bahwa Ki Anom Suroto adalah tokoh yang memberikan kontribusi besar dalam dunia musik dan kebudayaan. “Ki Anom Suroto bukan hanya seorang maestro, tetapi juga simbol kebanggaan Kota Solo. Beliau telah menggerakkan budaya, mengikat memori warga, dan menyatukan semangat masyarakat Solo melalui karya-karyanya,” ujar Wali Kota.

Sebagai bentuk penghormatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berencana untuk menjadikan jingle “Solo Berseri”, karya almarhum, sebagai bagian dari branding resmi Kota Solo. Pemkot akan meminta izin kepada keluarga almarhum agar jingle tersebut bisa diaransemen dengan perpaduan musik tradisional dan modern, melibatkan seniman lokal maupun nasional. Tujuannya adalah agar lagu ini menjadi identitas budaya sekaligus promosi pariwisata Kota Bengawan.

Respati menambahkan, “Solo Berseri tidak hanya terbaca tetapi juga terdengar. Lagu ini akan terus hidup, dimainkan dalam berbagai acara formal maupun informal, dan menjadi bagian dari identitas musikal Kota Surakarta. Melalui karya ini, pesan budaya, pariwisata, dan nilai-nilai kota dapat tersampaikan secara berkesinambungan kepada masyarakat maupun wisatawan.”

Menurut Respati, jingle ini memiliki relevansi tinggi sebagai wajah Kota Solo. Lagu “Solo Berseri” mengandung pesan kuat yang mencerminkan nilai kebersihan, kesehatan, kerapian, dan keindahan. Pemkot berharap jingle ini bisa menjadi semangat baru bagi masyarakat, sekaligus menjadi media untuk menanamkan rasa kebanggaan terhadap kota, baik bagi warga lama maupun generasi muda.

“Kami tidak ingin meninggalkan pesan-pesan dari leluhur. Lagu ini akan menjadi warisan budaya yang hidup, menyatu dengan perjalanan Kota Solo masa lalu dan masa depan,” tutur Respati.

Selain itu, Pemkot Solo menargetkan jingle ini tidak hanya untuk acara resmi pemerintah, tetapi juga dapat dimainkan di event-event pariwisata, festival, pertunjukan seni, dan kegiatan komunitas. Dengan cara ini, “Solo Berseri” diharapkan dapat memperkuat branding Kota Solo, mempopulerkan pariwisata, sekaligus menghargai jasa almarhum Ki Anom Suroto sebagai ikon kebudayaan yang legendaris.

Hadirnya Respati dan dukungan keluarga almarhum menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, seniman, dan masyarakat dalam melestarikan budaya lokal. Langkah ini juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai, mengembangkan, dan mempromosikan karya-karya budaya asli Kota Solo ke kancah nasional maupun internasional. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *