Respati Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok di Solo Aman hingga Lebaran 2026
Respati Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok di Solo Aman hingga Lebaran 2026 (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Wali Kota Solo, Respati Ardi, memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok di Kota Solo tetap terjaga hingga perayaan Lebaran 2026. Jaminan tersebut disampaikan usai Rapat Koordinasi bersama Perum Bulog dan Pertamina terkait kesiapan menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), Senin (26/1/2026).
Respati menyebut, Pemerintah Kota Solo telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga pasokan pangan dan bahan bakar minyak (BBM). Berdasarkan hasil koordinasi, ketersediaan bahan pokok dan BBM di Kota Solo dipastikan aman hingga enam bulan ke depan.
“Kami memastikan menjelang libur Imlek, Ramadan, hingga Lebaran, bersama Pertamina dan Bulog, ketersediaan bahan bakar minyak dan bahan pangan di Solo dapat terjaga dengan baik,” ujar Respati.
Ia menambahkan, kuota tambahan BBM telah disiapkan saat memasuki bulan Ramadan. Selain itu, Bulog juga memiliki cadangan beras dan minyak goreng dalam jumlah melimpah yang siap digunakan untuk intervensi pasar apabila terjadi lonjakan harga.
“Tadi juga disampaikan bahwa Bulog memiliki stok beras dan minyak yang sangat mencukupi. Ketika harga naik, Bulog siap melakukan intervensi agar harga kembali stabil,” katanya.
Respati menjelaskan, komoditas yang menjadi perhatian utama pemerintah saat ini meliputi beras, minyak goreng, gula, dan BBM. Meski ketersediaannya masih aman, ia meminta seluruh pihak terkait terus melakukan pemantauan kebutuhan masyarakat secara berkala.
“Kami menyiapkan langkah pengamanan hingga Maret. Beras Bulog bisa bertahan sampai enam bulan. Ini penting untuk menjaga kondusivitas harga bahan pokok di masyarakat,” paparnya.
Untuk mencegah lonjakan harga, Respati juga meminta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Surakarta rutin turun ke lapangan guna memantau perkembangan harga bahan pokok.
Sementara itu, Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta, Nanang Harianto, mengungkapkan saat ini stok beras Bulog mencapai sekitar 57.000 ton. Jumlah tersebut dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Solo hingga enam bulan ke depan.
“Selain beras, kami juga memiliki persediaan Minyakita sesuai kebijakan Kementerian Perdagangan. Stok minyak goreng ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di Kota Surakarta, hingga tiga bulan ke depan,” jelasnya. (jn02)
