HASIL IBL 2026: Start Buruk Jadi Masalah, Kesatria Bengawan Solo Tumbang 70-83 dari Tangerang Hawks
HASIL IBL 2026: Start Buruk Jadi Masalah, Kesatria Bengawan Solo Tumbang 70-83 dari Tangerang Hawks (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Kesatria Bengawan Solo (KBS) harus mengakui keunggulan Tangerang Hawks setelah kalah dengan skor 70-83 pada lanjutan Indonesian Basketball League (IBL) 2026 di Sritex Arena, Minggu (1/2/2026). Kekalahan ini membuat KBS kini mengoleksi enam kekalahan dari tujuh pertandingan yang telah dijalani.
Kesatria tampil kurang meyakinkan sejak awal pertandingan. Tangerang Hawks langsung tancap gas dan unggul jauh 27-9 di kuarter pertama. Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi Hawks untuk mengontrol permainan hingga kuarter ketiga.
Meski sempat tertinggal hingga 24 poin, Kesatria Bengawan Solo menunjukkan perlawanan di kuarter keempat. Anak asuh Anthony Garbelotto berhasil menciptakan momentum dengan mencatatkan laju 9-0 dan memangkas jarak menjadi enam angka, 67-73, saat laga menyisakan sekitar enam menit.
Namun momentum tersebut gagal dimanfaatkan maksimal. Layup dari Yesaya Saudale mampu mematahkan kebangkitan Kesatria, sekaligus membuat Hawks kembali menjauh dan mengamankan kemenangan.
Dari sisi performa individu, Kentrell Barkley menjadi motor serangan Kesatria Bengawan Solo dengan torehan 22 poin, 12 rebound, tujuh assist, tiga blok, dan dua steal. Rashad Vaughn turut menyumbang 18 poin, sementara Deon Thompson dan Avan Seputra masing-masing mencetak 12 poin. Secara keseluruhan, empat pemain inti Kesatria mencetak dua digit poin.
Pelatih Kesatria Bengawan Solo, Anthony Garbelotto, mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama dalam penyelesaian akhir meski pertahanan dinilai cukup solid.
“Saya berterima kasih kepada suporter Kesatria, dan selamat kepada Hawks karena mereka tampil lebih siap. Kami tidak akan mencari alasan apa pun. Ada beberapa missed shot yang seharusnya bisa menjadi poin. Secara defense kami sudah cukup bagus, tetapi kami harus menerima kekalahan ini dan segera memperbaikinya,” ujar Garbelotto usai laga.
Hal senada disampaikan guard Kesatria Bengawan Solo, Nuke Tri Saputra. Ia menilai awal pertandingan menjadi faktor utama kekalahan timnya.
“Hari ini kami kalah di start. Awal permainan kami kurang bagus, jadi kami harus bermain cepat untuk mengejar skor. Di kuarter keempat sebenarnya ada momentum, tapi kami masih belum mampu mengejar ketertinggalan,” kata Nuke.
Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Kesatria Bengawan Solo untuk memperbaiki konsistensi permainan, khususnya pada awal laga, agar mampu bangkit pada pertandingan selanjutnya di kompetisi IBL 2026. (jn02)
