Padel Solo Tancap Gas, PBPI Targetkan Emas Nasional dan Tuan Rumah FIP
SOLO, JATENGNOW.COM – Kepengurusan Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Surakarta periode 2026–2030 resmi dilantik dalam sebuah acara yang digelar di Lodji Gandrung, Selasa (10/2/2026). Pelantikan ini menjadi langkah awal penguatan organisasi padel di Kota Solo, baik dari sisi prestasi, pembinaan atlet, hingga pengembangan sportainment dan sport tourism.
Ketua PBPI Kota Surakarta, Alvin Adika, menyampaikan bahwa kepengurusan baru telah menyiapkan sejumlah target jangka pendek dan jangka panjang. Dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan, PBPI Solo menargetkan lahirnya lebih banyak atlet padel berprestasi dari Kota Bengawan.
“Untuk target jangka panjang, kami ingin pada 2030 Solo bisa meraih emas di event nasional. Tapi dalam waktu dekat, kami fokus mencetak atlet-atlet yang siap bersaing,” ujar Alvin.
Ia mencontohkan Koroy, atlet asal Solo yang telah menembus level nasional dan berpeluang tampil di ajang Internasional. Alvin berharap ke depan akan muncul lebih banyak atlet muda, seiring rencana pembinaan youth development untuk kelompok usia 14, 16, dan 18 tahun.
PBPI Solo juga membuka peluang kolaborasi dengan sekolah, komunitas, hingga berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas ekosistem padel di Solo. Saat ini, jumlah lapangan padel di Solo terus bertambah dan diperkirakan akan mencapai hampir 30 lapangan dalam beberapa bulan ke depan.
“Kami ingin mengambil momentum ini dengan berkolaborasi lintas sektor, tidak hanya olahraga. Ke depan kami juga fokus ke sportainment dan sport tourism agar padel makin diminati,” jelasnya.
Dari sisi pembinaan atlet, PBPI Solo saat ini membina sejumlah atlet, di antaranya lima atlet putra dan dua atlet putri. Selain fokus prestasi, organisasi juga mendorong penyelenggaraan turnamen, termasuk rencana menggelar turnamen open di Kota Solo.
Alvin mengungkapkan, PBPI Solo juga telah mengajukan diri sebagai tuan rumah ajang FIP (International Padel Federation). Jika terealisasi, Solo akan menjadi tuan rumah event padel berskala internasional.
Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardi yang turut hadir dalam acara tersebut menyambut positif perkembangan olahraga padel di Kota Surakarta. Menurutnya, padel tidak hanya berkontribusi pada prestasi olahraga, tetapi juga berdampak langsung pada sektor ekonomi, pariwisata, dan industri olahraga.
“Dengan banyaknya event, akan ada dampak ke transportasi, pariwisata, dan ekonomi kota. Targetnya ke depan Solo bisa punya atlet yang siap tampil di PON, Kejurprov, bahkan SEA Games,” kata Respati.
Ia juga menilai infrastruktur padel di Kota Solo sudah sangat mendukung, baik dari sisi swasta maupun fasilitas yang dapat dimanfaatkan pemerintah untuk penyelenggaraan event skala besar. (jn02)
