Kayuh Bersama Menuju Gemilang, P-Perisai Tebar Aksi Sosial di HUT ke 3
Kayuh Bersama Menuju Gemilang, P-Perisai Tebar Aksi Sosial di HUT ke 3 (JatengNOW/Kevin Rama)
SOLO, JATENGNOW.COM — Perhimpunan Perempuan Semesta Indonesia (P-Perisai) menggelar peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-3 di kawasan Punggawan, Banjarsari, Solo, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan bakti sosial dan sosialisasi becak listrik bagi para pengayuh becak.
Ketua Perhimpunan Perempuan Semesta Indonesia Amy Kadiono mengatakan, peringatan HUT tahun ini menjadi penegasan bahwa P-Perisai tetap eksis dan konsisten sebagai relawan pendukung program pemerintahan Prabowo Subianto.
Menurut Amy, kegiatan sosial yang digelar juga selaras dengan kepedulian pemerintah terhadap para pengemudi becak, terutama melalui bantuan becak listrik yang dinilai lebih ramah lingkungan dan meringankan beban kerja.
“Ini bentuk kepedulian agar para pengayuh becak, khususnya yang sudah sepuh, tetap bisa menjadi tulang punggung keluarga dengan lebih ringan dan efisien,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema HUT ke-3 P-Perisai tahun ini adalah “Kayuh Bersama Menuju Ruang Gemilang.” Tema tersebut mencerminkan harapan agar keluarga para pengayuh becak memiliki masa depan yang lebih baik.
Amy juga mengungkapkan, angka simbolik “53” dalam kegiatan memiliki makna tersendiri, yakni angka 5 melambangkan Pancasila, angka 0 sebagai tekad bulat mengamalkan nilai dasar negara, dan angka 3 menandai usia organisasi.
Selain kegiatan sosial, P-Perisai juga berencana mengembangkan program pemberdayaan, termasuk di sektor pertanian melalui peran Amy yang kini menjabat Ketua DPD Wanita Tani Jawa Tengah.
Ia berharap ke depan pemerintah daerah turut memberi perhatian pada pengembangan ekosistem becak listrik, termasuk dukungan aplikasi digital agar para pengemudi mampu bersaing dengan moda transportasi lain.

Sementara itu, tokoh masyarakat Joko Sutrisno mengapresiasi eksistensi P-Perisai yang dinilai konsisten menjalankan kegiatan sosial selama tiga tahun terakhir.
“Kami sangat mengapresiasi. Sosialisasi becak listrik ini sangat bermanfaat karena lebih efisien dan membantu mengurangi polusi di kota,” katanya.
Senada, tokoh masyarakat Purwanto Yudhonagoro menilai P-Perisai lahir dari semangat kebersamaan dan gotong royong untuk mendukung pembangunan bangsa.
Ia berharap organisasi tersebut terus berkembang dan semakin berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami berharap P-Perisai semakin besar dan terus berkontribusi bagi masyarakat,” ujarnya. (jn02)
