Milo Bangga Persis Menang di Laga Terakhir, Sedih Laskar Sambernyawa Tetap Degradasi
Pelatih Persis, Milomir Seslija (JatengNOW/Benediktus Candra)
SOLO, JATENGNOW.COM – Pelatih Kepala Persis Solo, Milomir Seslija, mengapresiasi perjuangan para pemain usai berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Persita Tangerang pada laga terakhir BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Sabtu (23/5/2026).
Meski sukses menutup musim dengan kemenangan, hasil tersebut belum mampu menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari degradasi ke Liga 2 musim depan.
Pada pertandingan tersebut, Persis unggul lebih dulu melalui gol keras Jefferson pada menit ke-44. Di babak kedua, Maricic menggandakan keunggulan pada menit ke-74.
Persita sempat memperkecil ketertinggalan lewat Pablo Ganet pada menit ke-90. Namun Persis kembali menambah gol melalui Dejan Tumbas pada menit 90+2 sekaligus memastikan kemenangan 3-1.
Milo, sapaan akrab Milomir Seslija, menilai anak asuhnya tampil cukup baik saat menghadapi Persita yang disebut sebagai tim dengan permainan disiplin dan terorganisir.
“Kami menghadapi Persita yang cukup baik bermain secara terorganisir dan disiplin. Di babak pertama kami bermain cukup baik, kemudian di babak kedua sempat kehilangan fokus hingga kebobolan. Namun kami masih bisa menambah gol,” ujar Milo.
Pelatih asal Bosnia tersebut menegaskan Persis Solo pantas meraih kemenangan pada pertandingan pamungkas musim ini. Namun dirinya sangat menyayangkan tiga poin itu tetap belum mampu menyelamatkan Persis dari jurang degradasi.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemain, ofisial, dan manajemen atas perjuangan sepanjang musim.
“Saya hanya bisa bilang terima kasih atas kerja keras seluruh pemain karena mereka memberikan segalanya dan memberikan yang terbaik hari ini,” katanya.
Menurut Milo, Persis Solo sejatinya tidak layak turun kasta karena memiliki fasilitas klub yang baik dan dukungan suporter luar biasa.
“Menurut saya Persis tidak pantas turun divisi karena Solo punya segalanya, fasilitas yang baik dan suporter yang fantastis,” tambahnya.
Meski harus terdegradasi, Milo optimistis Persis Solo bisa segera bangkit dan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Siapapun nanti yang ada di Persis, saya yakin Persis akan kembali secepatnya. Dengan pelajaran ini Persis bisa tumbuh lebih baik, berkembang lebih baik dan menjadi lebih kuat,” tegasnya.
Sementara itu, mewakili pemain Persis Solo, Alfriyanto Nico mengaku pertandingan melawan Persita berlangsung tidak mudah. Namun seluruh pemain tetap termotivasi untuk menutup musim dengan kemenangan.
“Pertandingan sore ini tidak mudah, tapi teman-teman termotivasi meraih tiga poin. Semua kompak dan sudah memberikan yang terbaik serta menjalankan taktik dari pelatih. Namun inilah sepak bola,” ujar Nico. (jn02)
