Festival Literasi 2026 Meriahkan HUT ke-285 Rembang, Hadirkan Lomba hingga Pemilihan Duta Literasi

0
IMG-20260723-WA0022

REMBANG, JATENGNOW.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menggelar Festival Literasi 2026 di halaman Perpustakaan Daerah Kabupaten Rembang, Kamis (23/7/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 25 Juli itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang sekaligus upaya meningkatkan minat baca masyarakat dan memperkuat Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).

Festival dibuka langsung oleh Bupati Rembang, Harno, dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, pegiat literasi, pengelola perpustakaan desa, Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM), pelajar, hingga masyarakat umum.

Beragam kegiatan edukatif disiapkan selama tiga hari pelaksanaan, mulai dari pameran buku, lomba literasi, pelatihan, diskusi inspiratif, hingga pemilihan Duta Literasi Kabupaten Rembang.

Dalam sambutannya, Bupati Harno menegaskan bahwa Festival Literasi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membangun budaya membaca di tengah masyarakat.

Menurutnya, literasi merupakan bekal penting dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta derasnya arus informasi di era digital.

“Literasi adalah fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Harno.

Ia menjelaskan, masyarakat yang memiliki budaya literasi yang baik akan lebih mampu berpikir kritis, menyaring informasi secara bijak, sekaligus memiliki karakter yang kreatif dan berdaya saing.

Harno juga menekankan pentingnya membangun kebiasaan membaca sejak usia dini melalui peran keluarga sebagai lingkungan pertama bagi anak. Selain itu, sekolah, perpustakaan, komunitas literasi, dunia usaha, hingga pemerintah harus terus bersinergi menghadirkan ruang belajar yang nyaman dan mudah diakses.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Keluarga memiliki peran yang sangat penting sebagai lingkungan pertama dalam menanamkan kecintaan terhadap buku. Demikian pula sekolah, perpustakaan, komunitas literasi, dunia usaha, dan pemerintah perlu terus bersinergi menghadirkan ruang-ruang belajar yang inklusif, menarik, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Rembang, Arif Romadhon, mengatakan Festival Literasi 2026 dirancang tidak hanya sebagai ajang perayaan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat fungsi perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.

“Festival Literasi diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk mempromosikan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat serta mendorong partisipasi aktif berbagai elemen seperti Bunda Literasi, perpustakaan desa, Forum TBM, komunitas literasi, penerbit, hingga UMKM yang mencerminkan masyarakat berliterasi,” ujarnya.

Menurut Arif, keberhasilan gerakan literasi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat.

Festival Literasi 2026 menghadirkan berbagai kegiatan menarik. Pada hari pertama digelar dongeng anak, lomba fashion show anak, dan pemilihan Duta Literasi. Hari kedua diisi lomba mewarnai, lomba poster, pentas bakat literasi, serta senam bersama masyarakat. Sementara hari terakhir akan menghadirkan grand final lomba bertutur, lomba mata pelajaran, dan penutupan festival.

Dalam kesempatan tersebut, Arif juga menyampaikan capaian membanggakan Kabupaten Rembang yang berhasil meraih Juara I Lomba Bertutur tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2026.

“Alhamdulillah Kabupaten Rembang tahun 2026 mendapat juara satu tingkat Provinsi Jawa Tengah untuk Lomba Bertutur. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan budaya literasi di Kabupaten Rembang,” ungkapnya.

Melalui Festival Literasi 2026, Pemkab Rembang berharap budaya membaca semakin mengakar di seluruh lapisan masyarakat sehingga mampu menciptakan sumber daya manusia yang cerdas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *