Polisi Pati Turun ke Laut, Kawal 50 Siswa Belajar Jadi Nelayan di Juwana

0
image

Polisi Pati Turun ke Laut, Kawal 50 Siswa Belajar Jadi Nelayan di Juwana (JatengNOW/Dok)

PATI, JATENGNOW.COM – Polisi tak hanya bertugas menjaga keamanan di daratan. Di Kabupaten Pati, personel Satpolairud Polresta Pati turut turun ke perairan untuk mengawal 50 siswa yang sedang belajar menjadi nelayan.

Puluhan siswa P2MKP-LKNP (Lembaga Kemaritiman Nelayan Pati) mengikuti praktik melaut di kawasan Muara Sungai Silugonggo, Juwana, Kabupaten Pati, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Sebanyak 50 siswa dibagi menjadi dua kloter, masing-masing 25 orang, untuk mengikuti praktik teknik dasar menebar atau tawur jaring di atas perahu.

Satpolairud Polresta Pati melakukan pengawasan dan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran polisi terutama untuk memastikan seluruh peserta mengikuti prosedur keselamatan selama berada di kawasan perairan.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, keselamatan peserta menjadi perhatian utama dalam kegiatan praktik tersebut.

“Kami melakukan pengawasan dan pendampingan selama kegiatan praktik melaut berlangsung. Keselamatan peserta menjadi perhatian utama, karena kegiatan dilaksanakan di kawasan perairan,” kata Hendrik.

Sebelum berangkat, personel Satpolairud terlebih dahulu melaksanakan apel pagi dan doa bersama. Petugas kemudian bertolak dari Mako Satpolairud menuju Dermaga Dok CV Putra Barokah sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan muara untuk mengawal kapal yang membawa para siswa.

Para peserta juga diingatkan untuk mematuhi arahan instruktur dan petugas selama praktik. Selain itu, seluruh siswa diwajibkan mengenakan life jacket selama berada di atas perahu.

“Seluruh peserta kami ingatkan untuk mematuhi arahan dari instruktur maupun petugas di lapangan. Peserta juga diwajibkan menggunakan life jacket selama berada di atas perahu sebagai langkah antisipasi terhadap risiko di perairan,” ujarnya.

Pada kloter pertama, 25 siswa tiba di perairan Juwana sekitar pukul 07.50 WIB. Mereka kemudian mengikuti latihan teknik dasar menebar jaring di atas perahu dengan bimbingan pihak lembaga dan pengawasan personel Satpolairud.

Sementara itu, 25 siswa pada kloter kedua berangkat dari dermaga sekitar pukul 11.00 WIB menuju Muara Sungai Silugonggo untuk mengikuti praktik serupa.

Hendrik mengatakan, pengawasan tersebut sekaligus menjadi bentuk sinergi kepolisian dengan lembaga pendidikan kemaritiman dalam memberikan pengalaman praktik kepada para siswa.

“Kami mendukung kegiatan positif seperti ini, terutama yang berkaitan dengan pendidikan dan keterampilan kemaritiman. Namun, aspek keselamatan tetap harus menjadi prioritas selama melaksanakan kegiatan di laut maupun perairan,” jelasnya.

Selama kegiatan berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cukup mendukung. Tinggi gelombang terpantau landai dan cuaca cerah sehingga seluruh rangkaian praktik dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Alhamdulillah seluruh peserta selesai mengikuti kegiatan dalam keadaan sehat. Tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan. Kami berharap para siswa dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan yang bermanfaat dari praktik ini,” pungkas Hendrik.

Satpolairud Polresta Pati juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna perairan, untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan menggunakan perlengkapan keselamatan serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di perairan.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk mendapatkan pelayanan dan respons petugas. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *