4.000 Jamaah Bakal Hadiri Haul Habib Ali di Solo, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan
Kabagops Polresta Surakarta Kompol Dhadhag Anindito (JatengNOW/Kevin rama)
SOLO, JATENGNOW.COM – Polresta Surakarta menyiapkan pengamanan berlapis untuk mengawal rangkaian Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi di Kota Solo. Sebanyak sekitar 480 personel gabungan disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan dan berbagai potensi gangguan selama kegiatan.
Kabagops Polresta Surakarta Kompol Dhadhag Anindito mengatakan, personel yang dilibatkan berasal dari Polresta Surakarta bersama unsur TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP.
“Untuk kegiatan pengamanan haul di Kota Surakarta, kami menerjunkan 480-an orang. Terdiri dari anggota Polresta Surakarta beserta instansi lain, dalam hal ini TNI, Dishub, serta Satpol PP,” kata Dhadhag.
Rangkaian haul diperkirakan dihadiri sekitar 4.000 jamaah. Karena itu, pengamanan tidak hanya dipusatkan di lokasi utama kegiatan, tetapi juga disebar ke sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pengawasan.
Pos Pantau Disiapkan di Sejumlah Titik
Petugas gabungan menyiapkan sejumlah tenda yang difungsikan sebagai pos pantau. Beberapa di antaranya berada di kawasan Simpang Semanggi dan Baturono.
Sementara itu, personel TNI menyiapkan tiga pos di Simpang Empat Pasar Kliwon, Simpang Tiga Wirotaman, dan Alun-Alun Kidul.
“Intinya dari pelaksanaan pengamanan besok kami berkolaborasi dengan seluruh pihak. Tenda tersebut untuk kami tempatkan sebagai pos pantau,” jelas Dhadhag.
Pos pantau tersebut juga disiapkan untuk memberikan penanganan awal apabila terjadi persoalan di lapangan. Jamaah yang sakit atau mengalami cedera dapat memperoleh pertolongan sementara sebelum mendapat penanganan medis lebih lanjut.
Selain itu, pos pantau dapat digunakan untuk penanganan sementara apabila petugas menemukan dugaan pelanggaran hukum.
“Kalau ada penegakan hukum, sementara bisa kami tempatkan di pos pantau. Manakala ada peserta atau jamaah yang sakit dan segala macamnya, ada yang cedera, kami siapkan tempat sementara di pos tersebut,” terangnya.
Polisi Terapkan Deteksi Dini
Polresta Surakarta juga mengedepankan pola pengamanan berbasis deteksi dini. Petugas akan memantau situasi di sekitar lokasi kegiatan untuk mengantisipasi potensi gangguan sejak awal.
“Pola pengamanan kami di sana itu deteksi dini. Kalau memang bisa kami selesaikan di pos pantau, akan kami lakukan. Manakala perlu penanganan lebih lanjut, akan kami bawa ke Mako Polresta Surakarta,” ujar Dhadhag.
Selain keamanan, kondisi kesehatan jamaah juga menjadi perhatian. Polisi berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi apabila terdapat jamaah yang membutuhkan pertolongan medis.
Rumah Sakit Kustati Solo turut menyiapkan skema pelayanan bagi jamaah yang membutuhkan rujukan. Sementara itu, untuk pasien yang tidak berkaitan dengan kegiatan haul, terdapat pengaturan rujukan guna mengantisipasi peningkatan jumlah pasien selama kegiatan berlangsung.
Sejumlah Jalan di Pasar Kliwon Direkayasa
Kepadatan lalu lintas menjadi salah satu hal yang diantisipasi Polresta Surakarta. Bersama Dishub, polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi haul.
Sejumlah ruas jalan akan ditutup secara situasional untuk mengatur pergerakan kendaraan dan jamaah.
“Dengan Dishub juga ada rekayasa lalu lintas. Ada beberapa jalur yang ditutup. Mulai hari ini kami tempatkan personel untuk patroli, kemudian besok ada penutupan jalur di sekitar lokasi,” kata Dhadhag.
Dengan perkiraan sekitar 4.000 jamaah hadir dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, masyarakat diminta mengetahui informasi mengenai pengalihan arus sebelum melintas di kawasan Pasar Kliwon dan sekitarnya.
“Kami mengimbau warga Surakarta maupun jamaah agar tetap mencari informasi melalui media sosial ataupun di lokasi terkait pengalihan arus lalu lintas. Sehingga paham betul lokasi mana saja yang ditutup,” ungkapnya.
Jamaah juga diminta menggunakan lokasi parkir yang telah disiapkan. Langkah tersebut dilakukan agar kendaraan tidak menumpuk di badan jalan dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
Waspadai Tindak Kejahatan di Tengah Kerumunan
Selain persoalan lalu lintas, kepolisian mengingatkan jamaah untuk tetap waspada terhadap potensi tindak pidana selama kegiatan berlangsung.
“Antisipasi terhadap pelaku tindak pidana juga perlu diperhatikan. Kemudian ketika terjadi perkumpulan masyarakat, aspek kesehatan juga perlu diantisipasi,” tegas Dhadhag.
Polresta Surakarta berharap seluruh rangkaian Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi dapat berlangsung aman dan tertib. Koordinasi lintas instansi juga terus dilakukan untuk memastikan jamaah dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman sekaligus menjaga aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. (jn02)
