Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp374 Juta untuk Biaya Kos Mahasiswa NTT Terdampak Gempa

0
image

Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp374 Juta untuk Biaya Kos Mahasiswa NTT Terdampak Gempa (JatengNOW/Dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan biaya indekos selama tiga bulan bagi mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa dan mengalami kesulitan ekonomi. Total bantuan yang diberikan melalui kolaborasi Bank Jateng dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng mencapai Rp374.247.000.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Tengah, Imam Maskur, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Sebelumnya, Pemprov Jateng juga telah memberikan bantuan kebutuhan pokok bagi mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di wilayah Jawa Tengah.

Menurut Imam, dampak gempa di NTT tidak hanya dirasakan dari sisi kerusakan infrastruktur, tetapi juga memengaruhi kondisi ekonomi keluarga mahasiswa. Situasi tersebut membuat sebagian mahasiswa mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membayar biaya indekos.

“Mereka banyak yang terimbas dari gempa. Otomatis, pendapatan keluarganya ada yang menurun, bahkan ada yang tidak bekerja. Pak Gubernur (Luthfi) merespons keinginan mahasiswa itu untuk dibantu biaya kos selama tiga bulan,” ujar Imam, Jumat (9/10/2026).

Dalam penyalurannya, Pemprov Jateng menggandeng dua lembaga, yakni Bank Jateng dan Baznas Jateng. Dari total bantuan tersebut, Bank Jateng berkontribusi sebesar Rp348.402.000, sedangkan Baznas Jateng menyalurkan Rp25.845.000.

Imam menjelaskan, Dinsos Jateng berperan melakukan pendataan faktual, memverifikasi calon penerima bantuan, serta menjembatani koordinasi antarinstansi agar penyaluran bantuan dapat berjalan sesuai sasaran.

Sementara itu, Baznas Jateng menyalurkan bantuan biaya indekos berdasarkan kriteria pentasarufan zakat. Adapun Bank Jateng memberikan dukungan biaya indekos bagi mahasiswa nonmuslim.

Imam berharap bantuan tersebut dapat membantu mahasiswa asal NTT tetap memenuhi kebutuhan tempat tinggal selama menjalani pendidikan di Jawa Tengah, di tengah kondisi ekonomi keluarga yang terdampak gempa.

“Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melihat bantuan itu sebagai bagian dari perhatian, kepada sesama saudara dalam NKRI,” pungkas Imam.

Bantuan ini menjadi bentuk dukungan Pemprov Jateng kepada mahasiswa perantauan yang menghadapi kesulitan ekonomi akibat bencana di daerah asalnya, sehingga mereka dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan selama menempuh pendidikan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *