Banyak Aduan Menu Tak Layak, Wali Kota Solo Desak Intervensi BGN

0
WhatsApp Image 2026-03-03 at 13.18.43

Wali Kota Solo Respati Ardi (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Wali Kota Solo Respati Ardi meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mengintervensi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada penerima manfaat selama bulan Ramadan.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul banyaknya laporan dan aduan dari masyarakat maupun sekolah terkait menu MBG yang dinilai kurang layak. Respati mengakui masih terdapat sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Solo yang menyajikan menu tidak sesuai standar.

SPPG yang bermasalah, lanjutnya, akan dilaporkan ke tingkat provinsi untuk dilakukan evaluasi agar pelaksanaan program MBG di Kota Bengawan berjalan optimal.

“Kami sudah menulis beberapa SPPG yang bermasalah. Dan siang ini ada Rakor MBG di Semarang, dikumpulkan seluruh kabupaten/kota dan saatnya saya menyampaikan masukan. SPPG yang masih menyuguhkan menu tidak sesuai, saya mohon agar bisa menyesuaikan,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Selain kualitas menu, Respati juga meminta penyesuaian jumlah dapur SPPG di Solo. Berdasarkan kajian kebutuhan penerima manfaat, Kota Solo dinilai hanya memerlukan 81 SPPG.

“Menurut data kami, itu 81 SPPG. Jadi saya mohon agar BGN tidak membuka dapur SPPG lebih dari 81 agar tidak terjadi konflik sosial dan pengawasannya tetap optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, apabila jumlah SPPG terlalu banyak sementara pengawasan diserahkan kepada pemerintah daerah, dikhawatirkan kontrol kualitas tidak maksimal.

Respati juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika masih ditemukan menu MBG yang tidak layak konsumsi. Ia berharap Satgas MBG Kota Solo terus melakukan pengawasan ketat agar program tersebut benar-benar memberi manfaat tanpa menimbulkan dampak buruk bagi penerima. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *