BAZNAS Kabupaten Jepara dan Polres Jepara Salurkan Bantuan untuk Pedagang Korban Kericuhan Suporter

0
image

BAZNAS Kabupaten Jepara dan Polres Jepara Salurkan Bantuan untuk Pedagang Korban Kericuhan Suporter (JatengNOW/Dok)

JEPARA, JATENGNOW.COM – BAZNAS Kabupaten Jepara bersama Polres Jepara menyalurkan bantuan kepada sejumlah pedagang di sekitar terminal yang terdampak kericuhan suporter sepak bola beberapa waktu lalu.

Sebanyak lima pedagang menerima bantuan modal usaha setelah sebelumnya dilakukan proses asesmen untuk mengetahui kerugian yang mereka alami. Penyaluran bantuan ini juga melibatkan pihak kepolisian serta panitia pelaksana pertandingan sebagai bentuk sinergi untuk memulihkan kondisi sosial dan ekonomi warga pasca insiden tersebut.

Adapun penerima bantuan tersebut yakni Eva Rochani dan Sri Hartatik Rukini, keduanya warga Kelurahan Kauman, kemudian Diyah Ayu Rosika warga Kelurahan Bulu, serta Armianto warga Kelurahan Jobokuto.

Ketua BAZNAS Kabupaten Jepara, Sholih, mengatakan bantuan ini diharapkan dapat membantu para pedagang untuk kembali menjalankan usahanya setelah mengalami kerugian akibat kerusuhan yang terjadi.

“Ini merupakan bantuan, bukan ganti rugi. Nilainya mungkin tidak sama dengan kerugian yang dialami. Kami berharap bisa sedikit meringankan beban para pedagang,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Salah satu pedagang penerima bantuan, Rukini, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Jepara.

Ia menuturkan seluruh dagangannya habis saat kericuhan terjadi, padahal sebelumnya kondisi di sekitar terminal masih berjalan aman.

“Semuanya habis tak tersisa. Sebelumnya saat suporter datang juga aman-aman saja, jadi tidak terpikir akan terjadi peristiwa itu. Terima kasih kepada BAZNAS atas bantuan ini,” ujarnya. Ia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp4 juta.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Jepara Happy Nawang Kuncoro mengapresiasi langkah BAZNAS Jepara yang telah memberikan bantuan kepada para pedagang terdampak.

Menurutnya, meskipun bantuan tersebut tidak dapat mengganti seluruh kerugian yang dialami, setidaknya dapat membantu para pedagang untuk kembali bangkit.

Ia juga menyampaikan bahwa Kapolres Jepara sebelumnya turut memberikan bantuan secara pribadi kepada warga lain yang terdampak, termasuk mereka yang terkena paparan gas air mata saat insiden berlangsung.

“Kami juga meminta panitia pelaksana pertandingan agar mempertimbangkan kembali jika ada suporter tamu yang datang, mengingat regulasi saat ini memang belum memperbolehkannya,” pungkasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *