Coffee Shop Kian Menjamur, Respati Siapkan Holding UMKM untuk Jaga Harga Biji Kopi

0
WhatsApp Image 2026-01-08 at 21.16.35

Coffee Shop Kian Menjamur, Respati Siapkan Holding UMKM untuk Jaga Harga Biji Kopi (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Maraknya coffee shop di Kota Solo menandai perubahan gaya hidup masyarakat. Aktivitas ngopi di kafe kini tidak sekadar menjadi tren, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari identitas baru Kota Bengawan. Namun, tingginya minat masyarakat terhadap kopi turut berdampak pada kenaikan harga biji kopi di pasaran.

Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Solo Respati Ardi menyiapkan program pembentukan Holding UMKM sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan baku kopi, sekaligus melindungi keberlangsungan usaha pelaku coffee shop.

Respati mengungkapkan, lonjakan permintaan kopi biasanya terjadi saat akhir pekan dan hari libur. Bahkan pada momen tertentu, seperti perayaan tahun baru, kebutuhan bahan baku kopi meningkat signifikan.

“Permintaan kopi melonjak tinggi saat libur panjang. Ini sempat berdampak pada kenaikan harga, bahkan memicu kelangkaan biji kopi dan susu di pasaran,” ujar Respati.

Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, Pemerintah Kota Solo akan menggandeng Kementerian UMKM membentuk Holding UMKM yang melibatkan para pelaku usaha coffee shop, terutama yang memiliki fasilitas roastery.

Melalui skema ini, pemerintah akan mempertemukan pelaku usaha kopi dalam satu wadah untuk membahas kebutuhan bahan baku, rantai pasok, serta skema distribusi yang lebih efisien agar harga tetap terkendali.

“Lewat Holding UMKM, kita akan duduk bersama pelaku usaha kopi untuk membahas kebutuhan bahan baku yang sedang tinggi, supaya harga tidak melambung. Pemerintah akan hadir untuk mengintervensi dan menstabilkan harga,” jelasnya.

Respati menilai, menjamurnya coffee shop tidak hanya mendorong pertumbuhan UMKM, tetapi juga berpotensi memperkuat sektor pariwisata Kota Solo. Budaya ngopi dinilai mampu menarik wisatawan sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza dijadwalkan berkunjung ke Solo pada pekan depan. Kunjungan tersebut diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam upaya stabilisasi harga bahan baku kopi.

Selain itu, Pemkot Solo juga akan menjalin koordinasi dengan daerah penghasil kopi unggulan, seperti Kabupaten Temanggung, guna memastikan ketersediaan pasokan biji kopi berkualitas tetap terjaga.

“Coffee shop sudah menjadi daya tarik baru Kota Solo. Karena itu, pemerintah harus hadir, salah satunya dengan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan baku,” pungkas Respati. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *