Dinas Perhubungan Kota Solo Petakan 12 Titik Rawan Macet Jelang Mudik Lebaran 2026

0
image

Dinas Perhubungan Kota Solo Petakan 12 Titik Rawan Macet Jelang Mudik Lebaran 2026 (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Menjelang momen mudik Lebaran 1447 H/2026, Dinas Perhubungan Kota Surakarta mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut lonjakan kendaraan yang diperkirakan melintasi Kota Solo.

Kepala Dishub Solo Taufiq Muhammad mengatakan, pihaknya telah memetakan 12 titik rawan kemacetan serta 6 titik rawan kecelakaan di sejumlah ruas jalan strategis di Kota Solo.

Langkah tersebut dilakukan karena pada momen mudik tahun ini diperkirakan sekitar 8 juta kendaraan akan keluar masuk wilayah Surakarta.

Menurut Taufiq, titik rawan kemacetan umumnya berada di kawasan persimpangan, perlintasan sebidang kereta api, pusat perbelanjaan, hingga lokasi wisata.

Adapun sejumlah persimpangan yang dipetakan rawan macet di antaranya Gilingan, Ngapeman, Gendengan, Nonongan, Ngemplak, Tugu Wisnu, Kleco, Proliman Balapan, Fajar Indah, dan Faroka.

Sementara untuk kawasan pusat aktivitas masyarakat meliputi Pasar Gede, Solo Square, Pusat Kuliner Pasar Kembang, serta Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta.

Sedangkan titik perlintasan sebidang yang perlu diwaspadai berada di kawasan S. Parman, Pasar Nongko, HOS Cokroaminoto, dan Ledoksari.

“Titik rawan kemacetan dipetakan berdasarkan volume harian kendaraan yang kami himpun, yaitu terkonsentrasi di persimpangan, perlintasan sebidang, dan pusat perbelanjaan,” ujar Taufiq.

Selain kemacetan, Dishub Solo juga mencatat enam titik rawan kecelakaan yang tersebar di beberapa ruas jalan utama, yakni Jalan Ki Mangun Sarkoro segmen Simpang Komplang, Jalan Adi Sucipto segmen Gedung DPRD, Jalan Adi Sumarmo segmen Kantor Kecamatan Banjarsari, Jalan Ir. Juanda segmen SPBU Pucangsawit, Jalan Ahmad Yani segmen Simpang UTP, serta Jalan Slamet Riyadi segmen Gedung Pengadilan Negeri Solo.

Untuk mengantisipasi kemacetan dan kecelakaan selama arus mudik, Dishub Solo menyiapkan enam posko gabungan serta satu posko khusus Dishub. Selain itu juga disiagakan tim patroli kota (Patko), satgas perparkiran, dua tim siaga penerangan jalan umum (PJU), serta dua tim derek.

“Perbaikan sejumlah PJU, penambahan rambu-rambu, serta perbaikan fasilitas lalu lintas juga kami lakukan sebagai langkah antisipasi kemacetan dan kecelakaan selama momen mudik,” jelasnya.

Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polresta Solo AKP Surawan Nurjaya mengatakan pihak kepolisian akan memanfaatkan sistem pemantauan melalui CCTV yang tersebar di berbagai titik di Kota Solo.

“Untuk pantauan Lebaran ini terdapat sekitar 232 CCTV yang tersebar di seluruh Solo dan telah terhubung dengan sistem pengawasan elektronik sehingga pemantauan lalu lintas dapat dilakukan secara lebih efektif,” jelasnya.

Ia menambahkan, lonjakan arus lalu lintas diperkirakan mulai terjadi pada 13 hingga 17 Maret 2026, seiring dimulainya masa libur sekolah.

“Karena pada saat itu libur anak sekolah dimulai dan kenaikan arus kendaraan akan mulai terjadi,” pungkasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *