Dua Nelayan Pati Hanyut di Laut Jawa, Pencarian Masuki Hari Kedua
Dua Nelayan Pati Hanyut di Laut Jawa, Pencarian Masuki Hari Kedua (JatengNOW/Dok)
PATI, JATENGNOW.COM – Dua nelayan asal Kabupaten Pati dilaporkan hanyut usai mengalami kecelakaan laut di perairan Laut Jawa, tepatnya di wilayah Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti. Hingga Kamis (22/1/2026), tim gabungan masih melakukan upaya pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Dua korban diketahui bernama Winarto (42), warga Desa Kenanti, Kecamatan Dukuhseti, dan Oki Dimas Pebriyanto (25), warga Desa Banyutowo.
“Korban melaut menggunakan perahu untuk mencari ikan. Saat menarik jaring, perahu diterjang ombak besar sehingga Winarto terjatuh ke laut dan hilang,” ujar Kompol Hendrik Irawan.
Melihat rekannya jatuh ke laut, Oki Dimas kemudian mendekati perahu nelayan lain bernama Deny Octavianus untuk meminta bantuan. Keduanya sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban pertama tidak ditemukan.
Oki Dimas kemudian memutuskan kembali ke darat untuk melaporkan kejadian tersebut. Namun nahas, di tengah perjalanan perahu yang ditumpanginya justru tenggelam. Seorang nelayan lain bernama Suhartanto yang melihat kejadian itu sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban kedua juga tidak ditemukan.
“Dengan demikian, saat ini dua korban dinyatakan hilang di laut dan diduga kuat hanyut terseret arus,” jelasnya.
Kompol Hendrik menambahkan, upaya pencarian telah dilakukan sejak Rabu sore hingga Kamis siang oleh tim gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polresta Pati, tim SAR, Polsek Dukuhseti, pemerintah desa, serta nelayan setempat. Penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet di perairan sekitar Banyutowo.
Namun, pencarian sempat dihentikan sementara akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi yang membahayakan keselamatan tim di lapangan. Meski begitu, operasi SAR dipastikan akan kembali dilanjutkan dengan memperluas area pencarian menyesuaikan kondisi cuaca.
“Kami akan terus berupaya maksimal, namun keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama. Pencarian akan dilanjutkan sesuai dengan perkembangan cuaca,” pungkas Kompol Hendrik Irawan. (jn02)
