Gagal Buka Brankas, Pelaku Pembobolan Kantor Pos Nusukan Solo Kabur Tanpa Hasil

0
image

Gagal Buka Brankas, Pelaku Pembobolan Kantor Pos Nusukan Solo Kabur Tanpa Hasil (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Upaya pembobolan Kantor Pos Cabang Nusukan yang berada di Jalan Adi Sumarmo, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, gagal dilakukan oleh pelaku. Pelaku diduga tidak mampu membuka brankas penyimpanan uang di dalam kantor sehingga akhirnya melarikan diri tanpa membawa hasil.

Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (9/3/2026) pagi saat pegawai hendak memulai aktivitas kerja. Saat tiba di lokasi, pegawai mendapati kondisi pintu kantor sudah dalam keadaan rusak.

Kanit Reskrim Polsek Banjarsari Herawan mewakili Kapolsek Banjarsari Harno mengatakan, dari hasil pengecekan awal diketahui kunci gembok pada pintu kantor telah hilang.

“Awalnya pegawai datang untuk bekerja, kemudian mengetahui bahwa pintu kantor sudah dalam keadaan terbuka dan gemboknya sudah tidak ada. Setelah dicek lebih lanjut, diduga ada upaya pencurian di dalam kantor,” ujarnya.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan di dalam ruangan, tidak ditemukan barang yang hilang. Hal tersebut karena brankas penyimpanan uang yang menjadi target pelaku tidak berhasil dibuka.

“Uang memang disimpan di dalam brankas. Tapi brankasnya berukuran besar dan kemungkinan pelaku tidak bisa membukanya. Karena tidak berhasil membuka brankas itu, akhirnya pelaku melarikan diri,” jelasnya.

Ia menambahkan, posisi brankas masih berada di tempat semula dan tidak sempat dipindahkan oleh pelaku. Diduga pelaku kesulitan membuka karena ukuran brankas yang besar serta menggunakan sistem pengaman sandi.

“Brankasnya masih di tempat, tidak bergeser. Kemungkinan karena ukurannya besar dan menggunakan sistem sandi sehingga pelaku tidak berhasil membukanya,” tambahnya.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. Hingga kini petugas juga belum dapat memastikan jumlah pelaku maupun waktu pasti kejadian.

“Untuk kronologis detail masih kami dalami. Kami masih meminta keterangan saksi-saksi. Perkiraan waktu kejadian maupun jumlah pelaku juga masih dalam penyelidikan,” ungkapnya.

Herawan juga menyebutkan bahwa di lokasi belum dilengkapi kamera pengawas atau CCTV karena kantor tersebut baru saja berpindah lokasi sehingga fasilitas keamanan belum sepenuhnya terpasang.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku percobaan pencurian tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat maupun pengelola usaha agar meningkatkan sistem keamanan guna mencegah kejadian serupa. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *