Hadiri Rakerda Lazismu Surakarta, Respati Dorong Sinergi Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan
Hadiri Rakerda Lazismu Surakarta, Respati Dorong Sinergi Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Wali Kota Solo, Respati Ardi menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Surakarta yang digelar di Gedung Induk Siti Walidah Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (1/2/2026).
Rakerda Lazismu Surakarta kali ini mengusung tema “Sinergi Strategis untuk Orkestrasi yang Berdampak dan Berkelanjutan”. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta KH Anwar Soleh, Ketua Badan Pengurus Lazismu Surakarta Reynal Falah, serta jajaran pengurus Lazismu lainnya.
Dalam sambutannya, Respati Ardi berharap peran Lazismu Surakarta dalam pengentasan kemiskinan dapat semakin berdampak nyata bagi masyarakat. Ia menegaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo siap bersinergi dengan Lazismu, baik dalam upaya pengentasan kemiskinan maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Saya berharap dampak dari badan amil ini benar-benar bisa mengentaskan kemiskinan dan memutus mata rantai kemiskinan. Karena misi pendiri Muhammadiyah jelas, yakni meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujar Respati.
Respati juga memaparkan kondisi sosial ekonomi Kota Surakarta berdasarkan data terbaru. Ia menyebutkan, angka kemiskinan di Kota Solo saat ini berada di angka 7,69 persen atau sekitar 4.000 jiwa. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, capaian tersebut harus terus ditingkatkan melalui kolaborasi antara pemerintah dan lembaga filantropi seperti Lazismu.
“Lazismu dan pemerintah memiliki peran yang sama. Pemerintah bekerja melalui APBD, sementara Lazismu melalui dana ZIS. Tujuannya satu, mengentaskan kemiskinan, memajukan bangsa, dan mencerdaskan masyarakat,” jelasnya.
Respati juga mengapresiasi pelaksanaan Rakerda Lazismu Surakarta sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menyatukan visi dan misi program ke depan. Ia mendorong agar kalangan remaja Muhammadiyah lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung ke masyarakat.
“Saya juga mendorong agar remaja Muhammadiyah bisa lebih aktif, lebih masif turun ke masyarakat dan menghadirkan dampak nyata,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PDM Surakarta KH Anwar Soleh menjelaskan bahwa Rakerda merupakan kewajiban organisasi untuk melaporkan, mengevaluasi, serta menyusun rencana kerja ke depan. Ia menegaskan Lazismu siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Lazismu adalah salah satu pilar gerakan Muhammadiyah, mulai dari kesehatan, pendidikan, kebudayaan, hingga kesejahteraan sosial. Di Solo, Muhammadiyah memiliki tiga rumah sakit, 45 sekolah dari tingkat dasar hingga menengah, serta tiga perguruan tinggi. Melalui Lazismu, kami juga terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya. (jn02)
