International Mask Festival 2025 Resmi Dibuka, Tampilkan Kolaborasi Budaya dari Berbagai Negara

0
IMG_0986

International Mask Festival 2025 Resmi Dibuka, Tampilkan Kolaborasi Budaya dari Berbagai Negara (jatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Gelaran seni topeng berskala internasional kembali hadir di Kota Solo. International Mask Festival (IMF) 2025 resmi dibuka pada Jumat (14/11/2025) di Pendhapi Gedhe Balai Kota Solo, menghadirkan pertunjukan budaya dari berbagai daerah dan negara.

Pembukaan festival dimulai pukul 18.00 WIB dengan penampilan Reog Singo Yogo yang membawakan karya “Wonosaji”. Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pembukaan oleh pembawa acara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta sambutan dari Ketua Pelaksana IMF 2025, Putri Pramesty Wigaringtyas, M.Sn.

Mengangkat tema “Awesome Mask”, Putri Pramesty menyampaikan bahwa IMF 2025 menjadi ruang untuk merayakan kekayaan identitas budaya melalui seni topeng. “Festival ini merupakan ruang perjumpaan antara seniman dan masyarakat, tradisi dan inovasi, lokal dan global, masa lalu dan masa depan,” ungkapnya.

Wali Kota Solo, Respati Achmad Ardianto, turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya IMF. “Melalui festival ini, Pemerintah Kota Solo berharap semakin banyak kolaborasi lintas daerah dan lintas negara. Kota Solo ingin terus menjadi ruang dialog dari dunia internasional,” terangnya.

Dukungan juga disampaikan oleh Nova Arisne, Sekretaris Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf. Ia menyebut IMF telah tiga kali berturut-turut masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN), yakni pada 2021, 2024, dan 2025.

“Hal ini membuktikan bahwa IMF memiliki kualitas penyelenggaraan, kesinambungan, dan daya tarik budaya yang kuat,” jelasnya.

International Mask Festival 2025 Resmi Dibuka, Tampilkan Kolaborasi Budaya dari Berbagai Negara (jatengNOW/Dok)

Usai sambutan, Kemenparekraf menyerahkan piagam KEN kepada Ketua Pelaksana IMF 2025 sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi festival dalam mempromosikan pariwisata, ekonomi kreatif, dan penguatan potensi lokal.

Pembukaan IMF 2025 ditandai dengan pemukulan kenong oleh Putri Pramesty Wigaringtyas, Respati Achmad Ardianto, Dr. Dra. R.Ay. Irawati Kusumorasri, M.Sn., Baruna Wasita Aji, dan Nova Arisne.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan delegasi dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Semarak Candra Kirana Art Center (Solo), Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur (TMII Jakarta), Rumah Seni Tegal, Ruas (Riau), Komunitas Among Roso (Semarang), Langenpraja Mangkunegaran (Solo), serta Anterdans dari Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta.

Delegasi internasional turut memeriahkan festival, termasuk SuYeongYaRyu dari Korea Selatan, Khin Mon Thu of DWM Company asal Myanmar, dan Fita Dance Theater of UiTM x INSAN dari Malaysia. Masing-masing menampilkan karya khas yang merefleksikan karakter budaya negaranya.

Selain pertunjukan, IMF 2025 pada hari pertama juga menghadirkan bazar kuliner dan kerajinan lokal serta pameran topeng yang menjadi salah satu daya tarik utama festival. Pengunjung dapat menikmati pengalaman budaya yang lengkap melalui ragam aktivitas yang disuguhkan.

Festival semakin meriah dengan kehadiran special guest star Banda Neira yang tampil langsung membawakan sejumlah lagu populer mereka.

Acara hari pertama ditutup dengan penyerahan sertifikat oleh Dr. Dra. R.Ay. Irawati Kusumorasri, M.Sn., dan Putri Pramesty Wigaringtyas, M.Sn., kepada seluruh delegasi yang tampil. IMF 2025 akan berlanjut pada Sabtu (15/11/2025) pukul 19.00 WIB di Pendhapi Gedhe Surakarta. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *