Kiper Muda Jepara Fabyan Zafran Lolos Program Beasiswa Latihan Levante UD Spanyol

0
IMG-20251231-WA0090

JEPARA, JATENGNOW.COM – Bakat muda sepak bola asal Kabupaten Jepara kembali menorehkan prestasi membanggakan. Muhammad Fabyan Zafran Athaillah, penjaga gawang remaja asal Jepara, sukses lolos program beasiswa latihan klub Spanyol, Levante UD, membuka peluang menapaki jalur karier sepak bola Eropa sejak usia dini.

Fabyan yang saat ini masih duduk di bangku kelas IX SMP Negeri 2 Jepara, berhasil melewati tahapan seleksi berjenjang mulai dari tingkat regional hingga nasional. Dari Jawa Tengah, hanya tiga pemain yang dinyatakan lolos, dan Fabyan menjadi salah satunya.

Kiper muda ini dikenal memiliki postur tubuh ideal dengan tinggi badan 179 sentimeter. Didukung refleks cepat serta ketenangan dalam membaca arah bola, Fabyan tampil solid di bawah mistar. Gaya bermainnya dinilai efisien, dengan positioning rapi, respons sigap, dan minim gerakan yang tidak perlu—ciri khas penjaga gawang modern.

Proses seleksi dimulai di Sukoharjo pada 5 Oktober 2025, kemudian berlanjut ke tahap nasional yang digelar di Bali pada 17–25 November 2025. Dalam tekanan dan intensitas tinggi, Fabyan mampu mempertahankan performa hingga akhirnya kembali terpilih sebagai peserta program.

Fabyan merupakan binaan Laskar Jepara Football Academy, akademi sepak bola yang diasuh legenda Persijap Jepara, Anam Syahrul. Di akademi tersebut, Fabyan ditempa tidak hanya secara teknik, tetapi juga kedisiplinan, kepemimpinan, dan kecerdasan bertahan sebagai fondasi penting bagi seorang penjaga gawang.

Rekam jejak prestasinya pun terbilang menjanjikan. Fabyan tercatat meraih Juara I POPDA, Juara III Piala Disdikpora, Juara I Piala Askab, Juara I Gala Siswa Indonesia (GSI) Jepara, serta Juara IV Liga Top Skor Nasional.

Levante UD menawarkan program latihan senilai 1.400 Euro dengan skema beasiswa sebesar 20 persen. Program ini tersedia dalam beberapa periode hingga Mei 2026. Fabyan memilih keberangkatan pada Mei 2026, dengan mempertimbangkan kesiapan fisik serta keberlangsungan akademiknya.

Capaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini yang konsisten mampu membuka jalan atlet daerah menuju panggung sepak bola internasional, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Jepara untuk terus bermimpi dan berprestasi. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *