Libur Nataru Berakhir, Polda Jateng Intensifkan Pengamanan Objek Wisata

0
IMG-20260102-WA0051

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Memasuki hari terakhir pelaksanaan Operasi Lilin Candi 2025, Polda Jawa Tengah terus mengintensifkan pelayanan dan pengamanan di sejumlah objek wisata serta pusat keramaian selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan, Operasi Lilin Candi yang berlangsung selama 14 hari sejak 19 Desember 2025 secara resmi berakhir pada Jumat (2/1/2026) pukul 24.00 WIB. Meski demikian, seluruh personel yang terlibat operasi tetap disiagakan untuk memastikan keamanan masyarakat hingga akhir masa liburan.

“Di hari terakhir Operasi Lilin Candi, seluruh jajaran tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat menikmati sisa libur Nataru dengan aman dan nyaman,” ujar Artanto, Jumat siang.

Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara masif oleh Polres jajaran di berbagai destinasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat. Personel kepolisian melakukan patroli rutin, pemantauan situasi, pengaturan arus pengunjung, serta memberikan imbauan secara persuasif terkait keselamatan dan ketertiban.

Di kawasan wisata perairan seperti pantai, waduk, dan danau, jajaran Satpolairud turut diterjunkan. Seperti di Kabupaten Jepara, petugas Satpolairud Polres Jepara aktif memberikan imbauan keselamatan kepada wisatawan di Pantai Kartini dan Pantai Tahunan, termasuk penggunaan alat keselamatan dan kepatuhan terhadap batas aman aktivitas di perairan.

Sementara itu, di kawasan wisata pegunungan dan pemandian air panas, pengamanan difokuskan pada upaya pencegahan potensi bencana. Salah satunya di objek wisata Guci, Kabupaten Tegal, di mana petugas memberikan edukasi kepada pengunjung agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan risiko bencana alam.

Selain destinasi wisata, pengamanan juga dilakukan di pusat-pusat keramaian seperti kawasan perbelanjaan dan sentra oleh-oleh. Di Jalan Pandanaran, Kota Semarang, petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan melakukan pengaturan lalu lintas dan parkir guna mencegah kemacetan dan menjaga kelancaran arus kendaraan.

Menurut Artanto, seluruh rangkaian pengamanan dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan humanis, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat.

“Petugas tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu pengunjung, memberikan imbauan keselamatan, dan memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan tertib,” jelasnya.

Polda Jawa Tengah pun mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas.

“Kami berharap sinergi antara aparat dan masyarakat terus terjaga agar situasi kamtibmas di Jawa Tengah tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *