Meski Banjir Melanda, Stok Pangan Jateng Dipastikan Aman dan Surplus

0
image

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan kondisi ketahanan pangan di Jawa Tengah tetap aman meski sejumlah wilayah terdampak bencana banjir.

Menurutnya, produksi pangan di Jawa Tengah masih surplus sehingga mampu menopang kebutuhan daerah hingga nasional.

“Kondisi pangan kita surplus, jadi swasembada pangan kita kuat,” ujar Luthfi usai menghadiri acara di Tribun Solo, Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan, pemerintah telah menyiapkan skema perlindungan bagi petani yang terdampak bencana, salah satunya melalui asuransi dari Jamkrida.

“Kalau ada sawah terkena bencana, kita cover dengan asuransi, sehingga petani tidak menanggung kerugian sendiri,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, neraca pangan daerah per Maret 2026 masih dalam kondisi aman dengan surplus beras mencapai 702.409 ton. Selain itu, komoditas daging dan telur juga mengalami surplus selama triwulan pertama tahun ini.

Kepala Dinas, Defransisco Dasilva Tavares, menyebutkan sejumlah indikator produksi menunjukkan tren positif. Produksi padi telah mencapai sekitar 39,48 persen dari target, sementara jagung 26,62 persen, dan kedelai masih dalam tahap awal.

Di sektor hortikultura, produksi bawang merah dan cabai juga terus meningkat, begitu pula pada sektor peternakan seperti telur, daging, dan susu.

“Yang perlu menjadi perhatian adalah distribusi agar surplus ini merata dan harga tetap stabil,” ujar Frans.

Untuk mendukung capaian tersebut, Pemprov Jawa Tengah menggelontorkan berbagai program strategis, mulai dari bantuan benih, rehabilitasi irigasi, hingga modernisasi alat pertanian seperti traktor, pompa air, dan combine harvester.

Selain itu, perlindungan petani juga diperkuat melalui program asuransi usaha tani serta subsidi pembiayaan, guna menjaga keberlanjutan sektor pertanian di tengah berbagai tantangan.

Pemerintah berharap langkah ini mampu menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Jawa Tengah. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *