Naik Pangkat Sekaligus Jaga Alam, Personel Polda Jateng Wajib Tanam Pohon
Naik Pangkat Sekaligus Jaga Alam, Personel Polda Jateng Wajib Tanam Pohon (JatengNOW/Dok)
SEMARANG, JATENGNOW.COM – Polda Jawa Tengah menerapkan kebijakan lingkungan yang inovatif dengan mewajibkan setiap personel yang akan mengikuti kenaikan pangkat untuk menanam bibit pohon kayu keras di lingkungan sekitarnya. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menjaga kelestarian alam sekaligus membangun kesadaran tanggung jawab sosial di internal kepolisian.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut memiliki makna filosofis yang kuat. Menurutnya, kenaikan pangkat tidak hanya dimaknai sebagai bentuk apresiasi atas kinerja, tetapi juga sebagai amanah yang harus diiringi dengan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
“Setiap jenjang kepangkatan membawa tanggung jawab yang lebih besar. Melalui kewajiban menanam pohon, kami ingin menanamkan nilai bahwa pengabdian Polri harus berdampak jangka panjang, tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi alam dan generasi mendatang,” ujar Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Selasa (30/12/2025).
Pada periode kenaikan pangkat kali ini, kebijakan tersebut diikuti oleh 319 personel Polda Jawa Tengah dari berbagai jenjang. Rinciannya terdiri dari 37 perwira menengah, 54 perwira pertama, 202 bintara, serta 24 tamtama. Seluruh personel diwajibkan menanam pohon sebelum resmi menerima kenaikan pangkat.
Pemilihan pohon jenis kayu keras, lanjut Artanto, bertujuan agar manfaat ekologisnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Selain itu, lokasi penanaman berada di sekitar lingkungan tempat tinggal atau satuan kerja, sehingga pohon dapat dirawat dan dipantau secara berkelanjutan.
“Kami menekankan bahwa ini bukan kegiatan seremonial semata. Pohon yang ditanam harus dijaga, dirawat, dan tumbuh dengan baik. Dari situlah nilai kepedulian lingkungan benar-benar terwujud,” tegasnya.
Melalui kebijakan tersebut, Polda Jawa Tengah berharap dapat membangun budaya cinta lingkungan di tubuh Polri serta memperkuat citra kepolisian yang humanis, presisi, dan berorientasi pada keberlanjutan. (jn02)
