Ops Keselamatan Candi 2026 Resmi Berakhir, Polda Jateng Dorong Budaya Tertib Lalu Lintas

0
WhatsApp Image 2026-02-15 at 13.43.56

Ops Keselamatan Candi 2026 Resmi Berakhir, Polda Jateng Dorong Budaya Tertib Lalu Lintas (JatengNOW/Dok)

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi berakhir pada Minggu (15/2/2026) pukul 24.00 WIB setelah berlangsung selama 14 hari di seluruh wilayah Jawa Tengah. Polda Jateng menyampaikan apresiasi atas meningkatnya kepatuhan masyarakat selama operasi berlangsung.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa indikator utama keberhasilan operasi bukan semata jumlah penindakan, melainkan tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Hari ini Operasi Keselamatan Candi 2026 resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Jawa Tengah yang telah menunjukkan komitmen tertib berlalu lintas. Keselamatan masyarakat adalah prioritas kami,” ujarnya di Mapolda Jateng, Minggu siang.

Selama dua pekan pelaksanaan, kepolisian mengedepankan pendekatan humanis melalui berbagai kegiatan. Di antaranya edukasi lalu lintas ke sekolah-sekolah (Dikmas Lantas), dialog simpatik dengan pengemudi di rest area, hingga layanan kesehatan bagi para pekerja transportasi.

Berdasarkan evaluasi hingga hari terakhir, meskipun masih ditemukan puluhan ribu pelanggaran yang didominasi kelompok usia produktif, tren kepatuhan mulai menunjukkan perbaikan. Penggunaan helm berstandar SNI dan kepatuhan menghindari pelanggaran lawan arus tercatat meningkat di sejumlah titik pemantauan.

Artanto mengakui perubahan perilaku berlalu lintas membutuhkan proses berkelanjutan. Namun pihaknya optimistis operasi ini telah meletakkan fondasi penting bagi pendidikan disiplin, khususnya bagi generasi muda.

“Kami memahami perubahan kebiasaan tidak bisa instan. Tapi melalui operasi ini kami berupaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sebagai investasi masa depan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa berakhirnya operasi bukan berarti tugas selesai. Kepolisian kini bersiap menghadapi tantangan pengamanan bulan suci Ramadhan serta arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.

“Disiplin jangan kendur. Jangan tertib hanya saat ada operasi. Mari bersama menjadikan Jawa Tengah sebagai wilayah yang aman dan beradab di jalan raya,” pungkasnya.

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *