Pelayanan Publik di Pati Tetap Lancar, Pemkab Pastikan Tidak Ada Kendala

0
WhatsApp Image 2025-08-28 at 15.49.37_ebd46eef

Pelayanan Publik di Pati Tetap Lancar, Pemkab Pastikan Tidak Ada Kendala (JatengNOW/Dok)

PATI, JATENGNOW.COM – Pelayanan publik di Kabupaten Pati dipastikan tetap berjalan normal dan lancar. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui monitoring yang dilakukan meminta agar pelayanan masyarakat di Pati tidak boleh terhambat dalam kondisi apa pun.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa pelayanan publik harus selalu berjalan maksimal. “Masyarakat tetap harus dilayani, enggak boleh berhenti pemerintahannya,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Pantauan di sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunjukkan aktivitas pelayanan berlangsung tertib. Masyarakat tetap dapat mengurus keperluan administrasi dengan baik. Di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), pelayanan administrasi kependudukan berjalan lancar dengan antrean yang teratur. Begitu juga di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang tetap melayani sesuai prosedur.

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati, Riyoso, menegaskan, hingga kini pelayanan publik tidak mengalami kendala berarti.

“Alhamdulillah sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Pati terkait dengan pelayanan kepada masyarakat tidak ada persoalan. Semua berjalan lancar dan sebagaimana mestinya, termasuk pelayanan terkait perizinan-perizinan,” ucapnya, Kamis (28/8/2025).

Riyoso juga meminta masyarakat tidak segan menyampaikan apabila terdapat kendala, agar dapat segera dilakukan evaluasi.

Plt Kepala BPKAD Kabupaten Pati, Febes Mulyono, menyampaikan bahwa pelayanan keuangan daerah tetap dijalankan secara transparan. Ia juga memastikan pembatalan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 250 persen yang sebelumnya sempat diberlakukan. “Kita kembalikan ke penetapan pada 2024, dan itu sudah langsung kita tindak lanjuti. Keputusan yang berkaitan dengan ketetapan pajak 2025 sudah dicabut,” ungkapnya.

Febes menambahkan, mekanisme pengembalian kelebihan pembayaran pajak sudah disiapkan, dengan koordinasi bersama Camat dan Kepala Desa. “Kita jaga kondusivitas karena yang terpenting adalah komunikasi. Pendapatan dari pajak nantinya akan diberikan kembali kepada masyarakat melalui program pembangunan,” jelasnya.

Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Pati, Didik, juga memastikan pelayanan tetap sesuai jadwal. “Masyarakat kita layani dengan baik, di antaranya mengurus KTP, kepindahan, dan lainnya,” ujarnya.

Kondisi pelayanan publik yang berjalan normal juga dirasakan langsung warga. Ismi, warga yang mengurus administrasi kepindahan kependudukan, mengaku tidak ada hambatan. “Pelayanan berjalan lancar dan baik. Saya sebelumnya kerja di Semarang, sekarang mau kembali ke Pati,” katanya.

Hal senada disampaikan Danang, seorang pekerja kantor notaris yang sedang mengurus dokumen di BPKAD. “Pelayanannya baik, tidak ada hambatan. Semuanya lancar,” ucapnya.

Situasi ini menunjukkan komitmen Pemkab Pati menjaga profesionalitas aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memastikan dinamika politik yang berkembang tidak mengganggu kebutuhan warga. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *