Pengurus Baru LDII Rembang Dikukuhkan, 64 Persen Diisi Generasi Muda
REMBANG, JATENGNOW.COM – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Rembang menegaskan komitmennya terhadap regenerasi organisasi dan kontribusi kebangsaan. Hal itu ditandai dengan dikukuhkannya kepengurusan baru DPD LDII Kabupaten Rembang masa bakti 2025–2030, Sabtu (27/12/2025).
Dalam kepengurusan tersebut, Moehammad Arief Kamaludin kembali dipercaya sebagai Ketua DPD LDII Kabupaten Rembang. Pengukuhan berlangsung di Pendapa Museum RA Kartini Rembang dan dilakukan oleh Sekretaris DPW LDII Jawa Tengah, Eko Sutanto.
Arief menyampaikan, komposisi pengurus LDII Rembang kali ini didominasi oleh kalangan muda. Sekitar 64 persen pengurus berusia di bawah 35 tahun, sebagai bentuk keseriusan LDII dalam menyiapkan regenerasi organisasi secara terencana.
“Regenerasi itu tidak datang dengan sendirinya, tapi harus diciptakan. Alhamdulillah, kepengurusan saat ini mayoritas diisi generasi muda,” ujar Arief.
Ia menjelaskan, berdasarkan rujukan World Health Organization (WHO), rentang usia 15–35 tahun masih masuk kategori remaja. Dari sisi kualitas sumber daya manusia, para pengurus berasal dari latar belakang pendidikan yang beragam, mulai dari sarjana hingga doktor, termasuk tenaga medis spesialis.
Menanggapi anggapan sebagian pihak yang memandang LDII berbeda dengan organisasi Islam lainnya, Arief menegaskan bahwa LDII Kabupaten Rembang justru menjalin hubungan baik dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), organisasi kemasyarakatan Islam, serta para tokoh agama.
“Yang terpenting adalah persatuan. Islam harus menjadi satu kekuatan, dan NKRI tetap harga mati,” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW LDII Jawa Tengah, Eko Sutanto, memaparkan delapan kluster pengabdian LDII untuk bangsa dan negara. Kluster tersebut meliputi kebangsaan, dakwah yang menyejukkan, pendidikan berkarakter, ekonomi syariah, kesehatan herbal, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta pengembangan energi baru terbarukan.
“LDII tidak hanya fokus pada dakwah, tetapi juga aksi nyata. Di Blora, kami mengembangkan pembibitan sorgum bersertifikat seluas 20 hektare. Kami juga memanfaatkan energi surya dan tenaga air di pondok pesantren LDII,” jelas Eko.
Apresiasi turut disampaikan Pemerintah Kabupaten Rembang. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Rembang, Maruli Dwi Ronisa, yang mewakili Bupati Rembang, menilai LDII memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
Ia menyampaikan empat pesan Bupati Rembang kepada LDII, yakni menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat religius dan rukun, mengembangkan dakwah moderat, aktif membina generasi muda berkarakter kebangsaan, serta mendukung program pembangunan daerah khususnya di bidang sosial keagamaan dan ketahanan keluarga.
Dalam struktur kepengurusan LDII Kabupaten Rembang periode 2025–2030, Moehammad Arief Kamaludin menjabat sebagai Ketua Harian, Sekretaris dijabat Nyoto Teguh Santoso, dan Bendahara diemban Umar Ma’ruf. (jn02)
