Pohon Asem Raksasa Tumbang di Jalan Slamet Riyadi Solo, Arus Sempat Terganggu

0
IMG-20260225-WA0049

SOLO, JATENGNOW.COM – Sebuah pohon asem jawa berukuran besar tumbang di ruas Jalan Slamet Riyadi, tepatnya di depan Hotel Megaland Solo, Rabu (25/2) sekitar pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena kondisi lalu lintas saat kejadian relatif lengang.

Pohon berdiameter besar itu roboh hingga menutup hampir separuh badan jalan dan sempat mengganggu kelancaran arus kendaraan. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta bersama kepolisian, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tim SAR, serta warga setempat langsung melakukan penanganan di lokasi.

Proses pemotongan dan pembersihan pohon berlangsung cepat, sekitar 15 menit, hingga arus lalu lintas kembali normal.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Surakarta, Ari Dwi Daryatmo, mengatakan pihaknya menerima laporan warga sekitar pukul 11.00 WIB dan segera menuju lokasi.

“Kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 11.00 WIB, kemudian sekitar 10 menit setelah itu tim langsung meluncur ke lokasi. Kepolisian juga turut membantu karena ukuran pohon cukup besar dan posisinya menutup jalan,” ujarnya di lokasi kejadian.

Menurut Ari, tumbangnya pohon diduga dipicu faktor usia serta kondisi cuaca yang tidak menentu di musim penghujan.

“Dari kondisi di lapangan, pohon ini terlihat sudah tua dan bagian akar juga mulai growong. Ditambah cuaca musim hujan seperti sekarang, potensi pohon tumbang memang meningkat. Namun syukurlah tidak ada korban,” jelasnya.

Ia menambahkan, personel kepolisian membantu mengatur arus lalu lintas selama proses evakuasi karena posisi pohon berada di tengah jalan dan berpotensi menimbulkan kemacetan.

Salah seorang saksi mata, Subianto (35), warga yang melintas di lokasi, mengaku terkejut saat pohon tiba-tiba roboh.

“Saya mau lewat, tiba-tiba terdengar suara keras seperti kayu patah, lalu pohonnya langsung jatuh ke tengah jalan. Untung kondisi sedang sepi, jadi tidak ada kendaraan yang tertimpa,” ujarnya.

Saksi lainnya, Dwi Santoso (56), juru parkir di sekitar lokasi, menyebut pohon tersebut memang sudah lama dikeluhkan warga karena kerap menjatuhkan ranting saat angin kencang.

“Pohonnya sudah besar dan tua. Kalau angin kencang sering ada ranting jatuh. Tadi waktu tumbang warga langsung keluar melihat, untung tidak ada korban,” katanya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *