Program Pemberdayaan, BPR BKK Lasem Salurkan Bantuan Ayam Petelur hingga Santunan Anak Yatim

0
image

Program Pemberdayaan, BPR BKK Lasem Salurkan Bantuan Ayam Petelur hingga Santunan Anak Yatim (JatengNOW/Dok)

REMBANG, JATENGNOW.COM – PT BPR BKK Lasem (Perseroda) menyalurkan berbagai bantuan sosial dan ekonomi produktif kepada masyarakat melalui kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Rembang. Salah satu bantuan yang menarik perhatian adalah paket ayam petelur lengkap dengan kandang dan pakan.

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp101 juta. Bantuan tersebut terdiri dari program ketahanan pangan keluarga berupa paket ayam petelur kepada 20 penerima, masing-masing mendapatkan 12 ekor ayam dengan nilai total sekitar Rp65 juta.

Saat penyerahan bantuan di Kantor Pusat PT BPR BKK Lasem di Lasem, Selasa (10/3/2026), Direktur Utama Herry Setyo Nugroho mengatakan penerima bantuan usaha produktif merupakan para pelaku usaha binaan BUMD yang dipimpinnya.

Menurutnya, bantuan ayam petelur dipilih karena memiliki potensi untuk meningkatkan usaha dan memperkuat ketahanan pangan keluarga penerima.

“Harapannya dari 12 ekor ayam ini bisa berkembang dan selanjutnya dapat memperkuat ketahanan pangan. Siapa tahu ke depan bisa menjadi pengusaha besar yang berawal dari bantuan kecil dari kami,” ujarnya.

Selain bantuan ayam petelur, PT BPR BKK Lasem juga menyalurkan bantuan usaha produktif berupa paket gerobak usaha kepada enam penerima dengan nilai Rp19,5 juta.

Tidak hanya itu, terdapat pula santunan kepada 11 keluarga anak yatim/piatu sebesar Rp16,5 juta. Selain dari dana zakat pegawai, perusahaan juga menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa santunan anak yatim sebesar Rp10 juta kepada Yayasan Anak Yatim Darul Aitam Wadluafa.

Herry berharap berbagai bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong kemandirian ekonomi warga.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara BAZNAS Kabupaten Rembang sebagai lembaga pengelola zakat dan PT BPR BKK Lasem sebagai mitra strategis dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dana yang dikelola oleh UPZ PT BPR BKK Lasem berasal dari zakat, infak, dan sedekah para pegawai. Hingga 31 Desember 2026, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp1,84 miliar.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp854 juta telah disalurkan kepada masyarakat dalam berbagai bentuk bantuan, mulai dari santunan anak yatim, bantuan bagi lansia, modal usaha mikro kecil, gerobak usaha, bantuan ayam petelur, hingga bantuan bagi korban bencana alam.

Ketua BAZNAS Kabupaten Rembang Mohammad Ali Anshory mengapresiasi berbagai program sosial yang dijalankan PT BPR BKK Lasem.

Menurutnya, program bantuan yang bersifat pemberdayaan seperti ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini PT BPR BKK Lasem melalui UPZ-nya menunaikan tugasnya sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Semoga menjadi daya ungkit untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan ayam petelur mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Selama ini ia hanya mengandalkan usaha berjualan minuman es keliling yang penghasilannya tidak menentu.

“Saya jualan es keliling. Bantuan ayam ini sangat membantu perekonomian kami ke depan. Insyaallah akan saya kembangkan,” katanya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *