Satgas Preemtif Polda Jateng Edukasi Pelajar dan Pedagang, Budayakan Tertib Lalu Lintas

0
WhatsApp Image 2026-02-11 at 10.14.36

SEMARANG, JATENGNOW.COM – Selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Satgas Preemtif Ditbinmas Polda Jawa Tengah terus menggencarkan kegiatan pembinaan dan penyuluhan (binluh) guna membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Pendekatan edukatif yang menyasar berbagai lapisan masyarakat dilakukan untuk menanamkan disiplin sejak dini serta meningkatkan kesadaran kolektif terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Kegiatan pertama digelar di SD Bina Amal, Jalan Kyai Saleh, Kota Semarang, pada masa awal operasi. Kegiatan tersebut dipimpin oleh AKP Agus Dhermawan. Dalam kesempatan itu, personel kepolisian hadir tidak hanya sebagai petugas, tetapi juga sebagai sahabat bagi para siswa.

Mulai dari menjadi inspektur upacara hingga berinteraksi melalui metode bermain dan simulasi sederhana, petugas mengajak siswa memahami pentingnya menggunakan helm serta menyeberang di tempat yang aman.

“Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui interaksi dan tanya jawab yang ceria ini, kami ingin adik-adik siswa SD Bina Amal memiliki kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini agar terhindar dari risiko kecelakaan,” ujar AKP Agus Dhermawan di sela kegiatan.

Tak hanya di lingkungan sekolah, pada Selasa (10/2), Satgas Preemtif juga menyasar kawasan Pasar Bulu, Kota Semarang. Kegiatan dipimpin Kasubsatgas Binluh AKBP Wawan Purwanto dengan menyapa langsung para pedagang, tukang parkir, hingga pengunjung pasar.

Petugas membagikan pamflet serta memberikan imbauan kamseltibcarlantas secara persuasif. Pendekatan humanis tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa tertib berlalu lintas bukan karena takut kepada petugas, melainkan kebutuhan demi keselamatan bersama.

“Dengan menyentuh aspek psikologis dan edukasi, diharapkan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan secara signifikan,” kata AKBP Wawan Purwanto.

Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari pengelola pasar. Kepala Pasar Bulu, Suratno, mengapresiasi inisiatif kepolisian yang turun langsung memberikan edukasi kepada warga pasar.

“Kami sangat mengapresiasi upaya dari Ditbinmas Polda Jateng. Kehadiran petugas yang menyapa pedagang dan tukang parkir secara langsung sangat efektif. Hal ini membantu warga pasar lebih paham aturan tanpa merasa takut,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menegaskan bahwa edukasi menjadi kunci utama dalam keberhasilan Operasi Keselamatan Candi 2026. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat berawal dari pemahaman yang benar terhadap aturan lalu lintas.

“Kegiatan binluh di sekolah maupun di pasar tradisional merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri. Kami ingin memastikan pesan keselamatan ini menjangkau seluruh elemen masyarakat,” ujarnya di Mapolda Jateng.

Ia berharap pendekatan preemtif yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membentuk karakter masyarakat yang disiplin, sehingga kepatuhan berlalu lintas menjadi budaya dan gaya hidup.

“Mari kita jaga keselamatan diri dan orang lain, karena ada keluarga yang menanti kepulangan kita dengan selamat di rumah,” pungkasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *