Satu Rumah Roboh dan Akses Jalan Tempur–Dukuh Duplak Terisolasi Akibat Hujan Deras

0
IMG-20260110-WA0079

JEPARA, JATENGNOW.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jepara selama dua hari terakhir memicu serangkaian bencana tanah longsor di sejumlah lokasi. Dampak paling parah terjadi di Desa Sumanding, Kecamatan Kembang, serta sepanjang jalur utama Dukuh Kajang–Desa Tempur hingga akses menuju Dukuh Duplak.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, menyampaikan bahwa longsor pertama dilaporkan terjadi pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 08.05 WIB di RT 17 RW 05 Desa Sumanding, Kecamatan Kembang.

Akibat peristiwa tersebut, satu unit rumah warga mengalami kerusakan berat hingga roboh setelah terdorong dan tertimbun material longsoran berupa tanah dan batu.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pemilik rumah beserta keluarganya telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujar Arwin.

Selain merusak rumah warga, tanah longsor juga terjadi di sepanjang jalan utama Dukuh Kajang, Desa Tempur, yang merupakan akses vital menuju Dukuh Duplak. Material longsoran menutup badan jalan di banyak titik sehingga jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.

Berdasarkan data terbaru BPBD Jepara per Sabtu (10/1/2026) pukul 09.30 WIB, sedikitnya terdapat 18 titik longsor di kawasan tersebut. Material tanah, batu, dan pasir menutup badan jalan dengan panjang bervariasi antara 6 hingga 100 meter, serta ketebalan mencapai 1 hingga 2 meter.

“Di beberapa titik, kondisi longsor cukup parah hingga menyebabkan badan jalan hilang total. Pagar pengaman jalan dan jembatan juga rusak, bahkan aliran sungai berpindah dan menggerus halaman rumah warga,” jelas Arwin.

Saat ini, BPBD Jepara telah mensterilkan area sekitar lokasi longsor dan membatasi akses warga guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan. Koordinasi dengan pemerintah desa, relawan kebencanaan, serta instansi terkait juga terus dilakukan untuk penanganan darurat dan rencana pembersihan material longsor.

BPBD Jepara mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan longsor, agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta menghindari lokasi longsor dan segera melapor kepada aparat desa atau BPBD apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, mengingat potensi hujan dengan intensitas tinggi masih diperkirakan terjadi dalam beberapa hari ke depan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *