SMA N 1 Nalumsari Bentengi Karakter Siswa Lewat Permainan Tradisional
SMA N 1 Nalumsari Bentengi Karakter Siswa Lewat Permainan Tradisional (JatengNOW/Dok)
JEPARA, JATENGNOW.COM – SMA Negeri 1 Nalumsari menggelar kegiatan kokurikuler bertajuk Warna Semesta bagi siswa kelas XI, Rabu (21/1/2026). Kegiatan ini bertujuan membentengi karakter siswa melalui pengenalan dan praktik permainan tradisional.
Kepala SMA N 1 Nalumsari, Fatkhur Rozi, mengatakan bahwa kegiatan kokurikuler tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran siswa di sekolah.
“Kegiatan ini kami rancang agar siswa belajar dari lingkungan sekitar. Dulu kita bermain bersama teman-teman menggunakan permainan sederhana seperti dakon, lompat tali, dan permainan tradisional lainnya,” ujar Fatkhur Rozi.
Kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Ali Hidayat, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Ali menegaskan bahwa permainan tradisional bukan sekadar hiburan, melainkan sarana pembelajaran sosial yang sarat nilai karakter.
“Permainan tradisional adalah laboratorium sosial. Di dalamnya ada proses pendewasaan diri, belajar menghormati sesama, dan menumbuhkan semangat gotong royong. Itu semua adalah identitas kita,” kata Ali Hidayat.
Ia mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 20 jenis permainan tradisional yang pernah ia mainkan semasa kecil, dan masing-masing memiliki nilai pendidikan yang kuat bagi pembentukan karakter generasi muda.
Ali juga mengingatkan tantangan terbesar saat ini adalah dominasi permainan digital dan penggunaan gawai yang berlebihan di kalangan pelajar.
“Kita tidak berhenti bermain karena kita menjadi tua, tetapi kita menjadi tua karena kita berhenti bermain,” pesannya.
Selain sebagai sarana pembentukan karakter, Ali menyebut permainan tradisional kini juga telah masuk ke ranah profesional. Bahkan, telah tersedia kompetisi berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Ini menjadi peluang prestasi yang menjanjikan bagi para siswa jika ditekuni dengan serius,” pungkasnya. (jn02)
