Tertemper KA Malioboro Express di Jebres, Perempuan Tak Dikenal Tewas di Lokasi

0
Point Blur_Jan132026_142216

SOLO, JATENGNOW.COM – Insiden kecelakaan lalu lintas kereta api kembali terjadi di wilayah Kota Solo. Seorang perempuan yang hingga kini belum diketahui identitasnya meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Malioboro Express di perlintasan rel kawasan Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Selasa (13/1/2026) siang.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 13.10 WIB di jalur kereta api Solo Jebres–Palur. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, korban diduga tengah menyeberang rel sambil menuntun sepeda ketika kereta melintas.

Kapolsek Jebres, Kompol Murtiyoko, menjelaskan bahwa korban menyeberang dari arah utara menuju selatan dengan membawa sepeda jenis sepeda gayung. Pada saat yang bersamaan, KA Malioboro Express melaju dari arah barat menuju timur.

“Diduga korban kurang memperhatikan kondisi jalur saat menyeberang. Akibatnya, sepeda yang dibawanya lebih dulu tertabrak kereta, kemudian korban terpental dan sempat terseret,” ungkap Kompol Murtiyoko saat dikonfirmasi.

Benturan keras tersebut mengakibatkan korban mengalami luka berat di beberapa bagian tubuh dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Petugas kepolisian bersama tim terkait segera mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Dr Moewardi Solo untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga proses evakuasi dilakukan, pihak kepolisian belum menemukan identitas diri korban. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, korban tidak membawa kartu identitas dan diduga bukan merupakan warga sekitar.

“Identitas korban masih dalam proses pendalaman. Tidak ditemukan KTP atau tanda pengenal lainnya di lokasi kejadian,” jelas Kapolsek.

Dalam penanganan kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda gayung berwarna pink serta uang tunai sebesar Rp258 ribu yang diduga milik korban. Seluruh barang bukti kini diamankan di Polsek Jebres guna kepentingan penyelidikan.

Kompol Murtiyoko menambahkan, pihaknya telah meminta keterangan dari dua orang saksi di lokasi, yakni petugas dan petugas pengamanan dari PT KAI. Polisi masih mendalami kronologi kejadian secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada unsur lain dalam peristiwa tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat melintasi perlintasan rel kereta api, terutama di jalur tanpa palang pintu.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kondisi aman sebelum menyeberang rel. Tengok kanan dan kiri, serta pastikan tidak ada kereta yang melintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *