Dukung Wisata Budaya Solo, Maxride Gandeng Pokdarwis Kampung Batik Kauman

0
image

Maxride dan Max Auto Audiensi dengan Pengelola Kampung Wisata Batik Kauman Solo (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Manajemen Max Auto bersama Maxride terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya dan komunitas di Kota Solo. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama pengurus Kampung Wisata Batik Kauman, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta sejumlah pihak terkait lainnya pada Kamis (8/1/2025).

Audiensi ini menjadi tindak lanjut dukungan Maxride terhadap sektor pariwisata Kota Solo, khususnya kawasan kampung wisata yang memiliki karakter wilayah padat penduduk, bernilai sejarah, dan didominasi akses jalan sempit. Kondisi tersebut selama ini menjadi tantangan tersendiri dalam memberikan layanan transportasi yang nyaman bagi wisatawan.

Pertemuan tersebut melibatkan Pengurus Kampung Wisata Batik Kauman Solo, Koperasi Syarikat Dagang Kauman, Pokdarwis Kota Surakarta, serta perwakilan Governansi Nusantara Emas. Dalam dialog tersebut, berbagai masukan disampaikan pengelola kampung wisata, terutama terkait kebutuhan aksesibilitas wisatawan, kenyamanan perjalanan, dan solusi transportasi yang sesuai dengan kondisi lapangan.

Ketua Pokdarwis Kota Surakarta, Mintorogo SE, MM, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Maxride. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat segera direalisasikan dan memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata kampung di Kota Solo.

“Ini langkah baik yang kami harapkan bisa segera diwujudkan, terutama untuk mendukung akses wisata di kawasan kampung,” ujarnya.

Sementara itu, akademisi sekaligus perwakilan Governansi Nusantara Emas, Lilik Kristianto, menilai program kerja sama ini memiliki potensi besar untuk menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari pengguna transportasi, pelaku usaha wisata, hingga pelaku UMKM di Kota Surakarta.

“Kolaborasi ini berpotensi mengangkat potensi lokal hingga ke tingkat paling bawah, dengan semangat kebersamaan dan pemberdayaan,” jelasnya.

Senior Marketing Manager Bajaj Maxride, Adhika Yosmik, menegaskan bahwa kehadiran Bajaj RE di Kota Solo bukan semata sebagai moda transportasi wisata, melainkan solusi akses bagi desa wisata. Dengan ukuran kendaraan yang ringkas, Bajaj RE dinilai mampu menjangkau gang-gang sempit di kawasan kampung wisata yang sulit dilalui kendaraan berukuran besar.

“Wisatawan bisa diantar langsung ke sentra batik, rumah produksi, hingga titik-titik wisata di dalam kampung tanpa harus berjalan jauh dari jalan utama. Ini sangat membantu, terutama bagi lansia dan wisatawan keluarga,” jelasnya.

Harapan serupa disampaikan Pengurus Kampung Wisata Batik Kauman Solo, Gunawan Setiawan. Ia berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan daya saing Kampung Wisata Batik Kauman agar semakin dikenal dan mampu menjadi destinasi unggulan nasional.

Ketua Koperasi Syarikat Dagang Kauman, Muh Yuli, SH, menambahkan bahwa pihaknya akan mengkaji kemungkinan penyelarasan kerja sama tersebut dengan program koperasi. Salah satunya melalui rencana pengembangan penjualan unit Bajaj Maxride dengan skema kredit syariah sebagai bentuk kerja sama jangka panjang yang berkelanjutan.

Selain keunggulan akses, kemudahan pemesanan melalui aplikasi Maxride juga menjadi nilai tambah. Wisatawan dapat memesan layanan Bajaj RE secara langsung melalui aplikasi, menentukan titik penjemputan dan tujuan desa wisata secara jelas, serta menikmati perjalanan yang lebih terencana dan transparan.

Tak hanya di sektor transportasi, Maxride juga berkomitmen mendukung pengembangan desa wisata melalui berbagai program kolaborasi. Di antaranya pelatihan konten media sosial dan digital marketing, penyediaan titik penjemputan resmi di desa wisata, promosi bersama di media massa, hingga pemberian voucher potongan harga perjalanan bagi pengguna Maxride.

Kolaborasi konten bersama akun resmi Maxride Jawa Tengah dan Bajaj RE Indonesia, serta dukungan dari key opinion leader, diharapkan dapat memperkuat eksposur kampung wisata di ranah digital.

Melalui audiensi ini, Max Auto dan Maxride menegaskan keseriusannya menjadi mitra strategis pengembangan pariwisata berbasis budaya di Kota Solo. Dengan kendaraan yang sesuai karakter kawasan heritage, kemudahan teknologi aplikasi, serta promosi berkelanjutan, Maxride diharapkan mampu mendorong kampung wisata Solo menjadi lebih inklusif dan ramah bagi seluruh wisatawan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *