11 Bulan Program MBG di Rembang, 43 SPPG Aktif Layani 104 Ribu Lebih Penerima Manfaat
11 Bulan Program MBG di Rembang, 43 SPPG Aktif Layani 104 Ribu Lebih Penerima Manfaat (JatengNOW/Dok)
REMBANG, JATENGNOW.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Rembang terus menunjukkan perkembangan positif. Selama 11 bulan pelaksanaan sejak dilaunching pada Februari 2025 hingga Januari 2026, program unggulan pemerintah ini telah menjangkau 104.558 penerima manfaat.
Wakil Bupati Rembang, H.M. Hanies Cholil Barro’, mengatakan saat ini terdapat 43 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi secara aktif. Seluruh SPPG tersebut telah mengantongi izin operasional resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Sudah 43 SPPG yang beroperasi. Seluruh perizinannya lengkap dan telah mendapatkan izin operasional dari BGN,” ujar Hanies saat ditemui di Kantor Bupati Rembang, Kamis (22/1/2026).
Selain SPPG yang sudah aktif, Hanies mengungkapkan masih ada 39 SPPG yang kini berada dalam tahap persiapan. Pemerintah Kabupaten Rembang terus mendorong percepatan operasional SPPG tersebut agar jangkauan Program MBG semakin luas dan merata.
“Bagi SPPG yang belum beroperasi, Pemkab akan terus mendorong agar segera bisa berjalan. Pemerataan ini penting karena masih ada sekolah yang sudah menerima manfaat, sementara yang lain belum,” jelasnya.
Meski demikian, Hanies memastikan bahwa layanan SPPG saat ini telah tersedia di seluruh 14 kecamatan di Kabupaten Rembang, sehingga program MBG setidaknya sudah dirasakan secara menyeluruh.
Berdasarkan data Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Rembang, Kecamatan Rembang menjadi wilayah dengan jumlah SPPG terbanyak, yakni 11 SPPG. Disusul Kecamatan Lasem, Sarang, dan Kragan masing-masing 5 SPPG. Kecamatan Sedan dan Sulang masing-masing memiliki 3 SPPG, sementara Kecamatan Kaliori, Sumber, dan Pancur masing-masing 2 SPPG. Adapun lima kecamatan lainnya masing-masing memiliki 1 SPPG.
Lebih lanjut, Hanies menyampaikan adanya kabar baik terkait kuota SPPG di Kabupaten Rembang. Jika sebelumnya kuota hanya 65 SPPG, kini meningkat menjadi 104 SPPG, membuka peluang perluasan layanan MBG ke depan.
“Penambahan kuota ini menjadi peluang besar untuk memperluas layanan MBG, sehingga semakin banyak pelajar di Kabupaten Rembang yang mendapatkan asupan gizi yang layak,” pungkasnya. (jn02)
