Operasi Pekat Ramadan, Polresta Surakarta Sasar Karaoke dan Kafe

0
image

Operasi Pekat Ramadan, Polresta Surakarta Sasar Karaoke dan Kafe (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Polresta Surakarta bersama Denpom IV/4 dan Satpol PP Kota Surakarta menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah tempat karaoke dan kafe di Kota Bengawan, Jumat (20/2/2026) malam.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa pada Ramadan 1447 Hijriah. Operasi gabungan tersebut menyasar lokasi hiburan malam yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban umum.

Kasat Samapta Polresta Surakarta Edi Sukamto mengatakan, dalam pelaksanaan operasi gabungan tersebut petugas tidak menemukan adanya aktivitas pengunjung di lokasi yang didatangi.

“Operasi penyakit masyarakat ini untuk menindaklanjuti perintah pimpinan sebagai salah satu upaya menciptakan kondusifitas wilayah hukum Polresta Surakarta selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, operasi pekat tidak hanya dilakukan sekali, tetapi akan digelar secara berkala dan berkelanjutan selama Ramadan maupun setelahnya guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

“Kegiatan operasi pekat ini akan kita lakukan setiap saat. Kami menghimbau seluruh pengelola usaha, baik kafe maupun karaoke hiburan malam, untuk mematuhi peraturan yang telah dibuat bersama Pemerintah Kota Surakarta,” tegasnya.

Menurutnya, sinergitas antara TNI, Polri dan Pemerintah Kota Surakarta menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Dengan adanya operasi gabungan ini diharapkan dapat mencegah potensi gangguan kamtibmas serta memberikan ketenangan bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Secara terpisah, Kapolresta Surakarta Catur Cahyono Wibowo menambahkan, saat ini jajaran Polresta Surakarta masih melaksanakan Operasi Pekat Candi 2026 dengan berbagai sasaran, salah satunya pemberantasan penyakit masyarakat seperti peredaran minuman keras ilegal, praktik prostitusi, perjudian hingga premanisme.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Ramadan adalah bulan penuh berkah, mari kita isi dengan kegiatan positif serta meningkatkan keimanan dan kepedulian sosial,” ujarnya.

Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk tidak segan melaporkan apabila mengetahui aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Partisipasi aktif warga dinilai penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan harmonis di Kota Surakarta.

Dengan dilaksanakannya operasi pekat ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan suasana Ramadan yang lebih tertib, aman dan penuh ketenangan sehingga ibadah dapat dijalankan dengan khusyuk tanpa gangguan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *