Solo Siap Jadi Kota Ramah Pemudik, Respati Siapkan Rest Area di Masjid dan Kantor Pemerintah

0
image

Solo Siap Jadi Kota Ramah Pemudik, Respati Siapkan Rest Area di Masjid dan Kantor Pemerintah (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Wali Kota Solo Respati Ardi memastikan Kota Surakarta siap menyambut perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral di Polresta Surakarta, Senin (2/3/2026).

Rakor tersebut turut dihadiri Kapolresta Surakarta Catur Cahyono Wibowo, stakeholder terkait, tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan di Kota Solo.

Respati menegaskan, keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun pemudik menjadi fokus utama agar perayaan hari besar keagamaan berjalan kondusif.

“Adu domba, perpecahan, perbedaan pendapat itu menjadi dasar potensi konflik sosial. Ini mohon bisa diredam dengan mengedepankan musyawarah dan pertemuan fisik sehingga mengurangi tensi sosial,” ujarnya.

Selain aspek pengamanan, ia juga meminta kebutuhan pangan dan layanan dasar masyarakat tetap terjaga. Ia mendorong pemantauan stok dan harga bahan pokok seperti beras, minyak, gula, serta bapokting lainnya. Respati juga meminta kesiapan layanan listrik oleh PLN dan suplai air bersih oleh PDAM agar mampu menghadapi lonjakan kebutuhan saat Lebaran.

Pemkot Solo juga akan menyiapkan lapangan atau halaman milik pemerintah sebagai lokasi salat Id. Tak hanya itu, Respati mendorong masjid, gereja, kantor kelurahan, dan kecamatan dijadikan tempat singgah sementara bagi pemudik sebagai bentuk keramahan warga Surakarta.

“Saya berharap masjid dan gereja bisa dibuka sebagai rest area sementara. Kantor kecamatan dan kelurahan yang strategis juga bisa dimanfaatkan,” tuturnya.

Di sektor pariwisata, ia meminta dinas terkait melakukan penataan kawasan wisata, termasuk penyeragaman juru parkir untuk mencegah lonjakan tarif dan praktik pungli.

Sementara itu, Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo menjelaskan pihaknya akan menggelar Operasi Ketupat Candi 2026 mulai 13 hingga 26 Maret 2026.

Operasi tersebut difokuskan pada pengamanan Idulfitri, pengendalian kamtibmas, serta Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Selain itu, pengamanan juga mencakup perayaan Nyepi pada 19 Maret dan kesiapan Hari Paskah mulai 29 Maret mendatang.

Kapolresta berharap seluruh stakeholder dan tokoh masyarakat bersinergi menjaga kondusivitas wilayah.

“Dengan gotong royong, kami optimistis keamanan dan kenyamanan Kota Surakarta tetap terjaga,” pungkasnya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *