Tanamkan Empati Sejak Dini, Siswa TK Alif Smart Berbagi di Pesantren Yatim Balita Adhsa

0
WhatsApp Image 2026-03-12 at 15.01.14

Tanamkan Empati Sejak Dini, Siswa TK Alif Smart Berbagi di Pesantren Yatim Balita Adhsa (JatengNOW/Dok)

SUKOHARJO, JATENGNOW.COM – Suasana penuh kehangatan terlihat saat para siswa TPA–KBIT–RA Alif Smart Surakarta mengunjungi Pesantren Yatim Balita Adhsa di wilayah Gambiran, Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (12/3). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program berbagi yang digelar dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kunjungan ini bertujuan menanamkan nilai empati serta kepedulian sosial kepada anak sejak usia dini. Kegiatan tersebut juga melibatkan pengurus komite sekolah yang turut berkolaborasi dalam pelaksanaannya.

Selama ini, para siswa di TPA–KBIT–RA Alif Smart Surakarta juga telah dibiasakan berbagi melalui program infaq harian yang dilakukan di kelas. Dana yang terkumpul dari kegiatan tersebut kemudian disalurkan kepada pesantren yang merawat bayi dan balita yatim tersebut.

Pesantren Yatim Balita Adhsa sendiri didirikan oleh Mudhofir, seorang pendidik di Kota Surakarta yang memiliki kepedulian terhadap anak-anak terlantar, khususnya bayi dan balita.

Kepala Sekolah TPA–KBIT–RA Alif Smart Surakarta, Yeyen Mariana, mengatakan pemilihan lokasi kegiatan berbagi ini karena anak-anak yang diasuh di pesantren memiliki usia yang relatif sama dengan para siswa TK.

“Kami ingin mengedukasi siswa Alif Smart untuk menumbuhkan jiwa kepekaan sejak dini. Di sini usia anak-anak masih sepantaran, sehingga mereka bisa bermain bersama dan membaur,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa RA Alif Smart juga berkesempatan bermain bersama anak-anak asuh pesantren. Berbagai permainan dipandu langsung oleh Mudhofir sehingga menciptakan suasana akrab dan penuh keceriaan.

Setelah sesi bermain bersama, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada pihak pesantren. Bantuan tersebut berupa sembako, makanan ringan, serta uang tunai yang berasal dari infaq para siswa.

Melalui kegiatan berbagi ini, pihak sekolah berharap nilai kepedulian sosial dan empati dapat tumbuh dalam diri anak-anak sejak usia dini. Dengan mengenalkan pentingnya berbagi kepada sesama, para siswa diharapkan dapat memahami bahwa kebahagiaan tidak hanya dirasakan sendiri, tetapi juga dapat dibagikan kepada orang lain. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *