Ngabuburit Unik Bareng Kuda hingga Ular, Komunitas Berkuda dan Reptil Solo Gelar Bagi Takjil di Pusat Kota
SOLO, JATENGNOW.COM – Komunitas Berkuda Soloraya bersama komunitas pecinta reptil Surakarta menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di kawasan Kavelokka, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jumat (13/3/2026) sore. Kegiatan sosial ini juga dimeriahkan dengan atraksi memperkenalkan berbagai reptil jinak serta kuda yang dapat dinaiki masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat yang melintas tampak antusias melihat berbagai reptil seperti ular hingga buaya jinak yang dibawa komunitas. Selain itu, pengunjung juga diberi kesempatan mencoba menunggang kuda yang dipamerkan oleh komunitas berkuda.
Perwakilan Komunitas Berkuda Soloraya, Widiyaloka, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan sekaligus memperkenalkan aktivitas berkuda kepada masyarakat.
“Kalau untuk acara hari ini sebenarnya tidak ada peringatan khusus. Kami dari komunitas berkuda memang sering mengadakan kegiatan berkuda bersama. Kebetulan momen Ramadan ini kami sepakat untuk berbagi takjil bersama kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, lokasi di pusat kota dipilih agar masyarakat bisa lebih mengenal komunitas berkuda, sekaligus menunjukkan bahwa perempuan juga mampu menekuni olahraga tersebut.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan juga bisa berkuda dan melakukan kegiatan sosial seperti ini. Jadi tidak hanya sekadar hobi, tapi juga bisa memberi manfaat bagi orang lain,” katanya.
Sementara itu, anggota komunitas lainnya, Anissa Kuswanto, menyebutkan bahwa dalam kegiatan tersebut komunitas membagikan sekitar 250 paket takjil kepada masyarakat yang melintas.

“Kurang lebih ada 250 takjil yang kami bagikan sore ini kepada masyarakat yang melintas di Jalan Slamet Riyadi,” jelasnya.
Nanda Novita, yang juga merupakan anggota Komunitas Berkuda Soloraya, menambahkan bahwa komunitasnya juga memiliki misi memperkenalkan olahraga berkuda sebagai salah satu sunah Rasulullah.
“Berkuda merupakan salah satu sunah Rasulullah selain memanah dan berenang. Jadi selain menyalurkan hobi, kami juga ingin memasyarakatkan olahraga berkuda kepada masyarakat,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan anggota komunitas lainnya, Anisa Noviyanti, yang berharap kegiatan berkuda di Solo ke depan dapat turut mendukung sektor pariwisata kota.
“Tadi kami sempat berbincang dengan Ibu Astrid, ke depan mungkin berkuda bisa ikut meramaikan event-event di Solo seperti perayaan 17 Agustus atau Hari Kartini dengan konsep budaya. Bahkan ada wacana membuat trek khusus kuda di Kota Solo,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini banyak masyarakat yang mengira berkuda merupakan aktivitas yang menakutkan, padahal jika dipelajari dengan benar olahraga tersebut aman dan menyenangkan.
“Banyak yang mengira berkuda itu menakutkan, padahal kalau belajar pasti bisa. Berkuda itu seru sekali, selain melatih otot tubuh juga membantu mengelola emosi,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani yang mengapresiasi kepedulian komunitas-komunitas di Solo dalam memanfaatkan momentum Ramadan untuk berbagi kepada masyarakat.
“Senang sekali melihat banyak komunitas yang peduli di bulan Ramadan. Ini menunjukkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang sangat terasa, apalagi kegiatan ini dilakukan dengan suasana yang hangat di sore hari,” katanya.
Astrid menilai kegiatan komunitas seperti ini tidak hanya menjadi wadah menyalurkan hobi, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Hobi tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bisa menularkan kebahagiaan kepada orang lain seperti yang dilakukan hari ini melalui kegiatan berbagi takjil,” ujarnya.
Ia juga membuka peluang bagi berbagai komunitas di Solo untuk berkolaborasi dengan pemerintah kota dalam mengembangkan kegiatan yang dapat mendukung daya tarik wisata dan kehidupan sosial masyarakat.
“Kami dari pemerintah kota tentu terbuka bagi komunitas-komunitas yang ingin berdiskusi dan berkontribusi meramaikan Kota Solo,” pungkasnya. (jn02)
