Universitas Sugeng Hartono Hadirkan Seminar Internasional dan Program Global di CreaFest 2026

0
IMG-20260330-WA0031

SUKOHARJO, JATENGNOW.COM – Universitas Sugeng Hartono (USH) terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang siap bersaing di tingkat global melalui gelaran CreaFest 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Solo Baru ini diikuti sekitar 500 siswa SMA dari berbagai wilayah Solo Raya. Mengusung tema “Smart Minds, Creative Hearts, Big Impact”, acara ini menjadi ajang menampilkan karya mahasiswa berbasis project based learning.

Dekan Fakultas Ilmu Terapan dan Humaniora USH, Irvan Setiadi Kartawiria, menjelaskan bahwa CreaFest merupakan hasil implementasi pembelajaran berbasis proyek yang diterapkan di seluruh program studi.

“Ini adalah hasil karya mahasiswa dari berbagai semester, mulai semester awal hingga semester lanjut. Kami ingin menunjukkan bahwa pembelajaran di kampus tidak hanya teori, tetapi juga praktik nyata,” ujarnya.

Selain pameran karya, CreaFest 2026 juga menghadirkan seminar internasional dengan menghadirkan akademisi dari Ming Chi University of Technology (MCUT), Taiwan. Seminar ini membahas pembelajaran global serta peran kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan masa depan.

USH sendiri telah menjalin kerja sama strategis dengan MCUT melalui program double degree atau gelar ganda. Skema ini memungkinkan mahasiswa menempuh studi selama dua tahun di USH dan dua tahun di Taiwan.

“Program ini terbuka baik untuk mahasiswa baru maupun mahasiswa yang sudah berjalan. Kredit akademik diakui bersama, sehingga memberikan kemudahan akses pendidikan internasional,” jelas Irvan.

Menurutnya, manfaat utama program ini adalah memberikan exposure internasional bagi mahasiswa, sehingga memiliki wawasan global dan siap bersaing di dunia kerja internasional.

“Kami ingin lulusan USH tidak hanya berkarier di tingkat lokal, tetapi juga memiliki peluang di tingkat global,” tambahnya.

Ketua panitia CreaFest 2026, Nimas Ratna Sari, menyebut kegiatan ini dirancang sebagai pengalaman belajar nyata bagi siswa.

“CreaFest bukan sekadar melihat, tetapi merasakan langsung bagaimana pembelajaran global diterapkan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor USH, Jacob F. N. Dethan, menegaskan bahwa pendidikan global tidak harus mahal dan sulit diakses.

“Kami menghadirkan konsep ‘International Campus, Local Price’ agar mahasiswa bisa merasakan pendidikan berstandar internasional dengan biaya terjangkau,” katanya.

USH juga menghadirkan berbagai program unggulan seperti International Undergraduate Program (IUP), USH Global Leaders Scholarship 2026, hingga skema percepatan studi yang memungkinkan mahasiswa lulus dalam waktu 3 hingga 3,5 tahun.

Melalui pendekatan pembelajaran terintegrasi, termasuk program magang wajib dan lingkungan kampus berasrama, USH berupaya membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap terjun ke dunia profesional.

Dengan berbagai inovasi tersebut, CreaFest 2026 menjadi langkah nyata USH dalam membuka akses pendidikan global sekaligus membangun generasi muda yang kompetitif di tingkat internasional. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *