Krisis Timur Tengah Berdampak ke Industri Cat, Indaco Akui Biaya Produksi Naik Namun Tetap Jaga Stabilitas Harga
Berani Tanpa Pengalaman, Iwan Adranacus Bangun Raksasa Cat INDACO dari Solo (JatengNOW/Dok)
SOLO, JATENGNOW.COM – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai memberikan dampak nyata terhadap sektor industri di Indonesia, termasuk industri cat. Kondisi ini dipicu konflik yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang berimbas pada rantai pasok global.
Founder PT Indaco Warna Dunia, Iwan Adranacus, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut menyebabkan ketidakpastian pasokan bahan baku serta peningkatan biaya distribusi internasional.
Menurutnya, bahan baku berbasis minyak bumi mengalami kenaikan harga signifikan. Selain itu, gangguan jalur penerbangan dan pelayaran global turut memperbesar biaya logistik.
Meski menghadapi tekanan tersebut, Indaco Paints masih mampu menjaga harga produk di tingkat konsumen. Hal ini dilakukan dengan mengoptimalkan digitalisasi proses bisnis serta menerapkan sistem manajemen buffer pada rantai pasok guna meredam fluktuasi harga.
Dampak krisis ini juga merembet ke sektor kreatif. Situasi keamanan di kawasan Dubai dan Doha menyebabkan sejumlah penerbangan internasional terganggu.
Akibatnya, beberapa seniman grafiti dari Eropa terpaksa membatalkan keikutsertaan mereka dalam ajang Meeting of Styles 2026 yang akan digelar di Solo Raya.
“Sejumlah penerbangan transit dibatalkan karena kondisi keamanan. Namun, kami memastikan acara tetap berjalan meriah dengan kehadiran seniman dari wilayah lain,” ujar Iwan.
Hingga saat ini, puluhan seniman dari Asia, Amerika, dan Australia telah memastikan partisipasi mereka. Sekitar 50 seniman internasional dijadwalkan tampil pada pembukaan di Rutan Surakarta pada 15 Mei 2026.
Rangkaian kegiatan kemudian akan berlanjut di Belazo Art Space hingga 17 Mei 2026. Ajang ini diharapkan semakin memperkuat posisi Surakarta sebagai salah satu pusat kreativitas seni di tingkat global. (jn02)
