TMMD Sragen Tak Hanya Bangun Jalan, tapi Juga Gerakkan Ekonomi Warga
Program TMMD ke-128 Kodim 0725/Sragen tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa. Warung mie ayam Bu Partini kini ramai dikunjungi anggota Satgas dan warga.
TMMD Sragen Tak Hanya Bangun Jalan, tapi Juga Gerakkan Ekonomi Warga. (jatngnow/dok)
SRAGEN, JATENGNOW.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang digelar oleh Kodim 0725/Sragen tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur pedesaan, tetapi juga membawa dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Salah satu sektor yang ikut terdorong adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan.
Salah satu yang merasakan manfaat langsung adalah warung mie ayam milik Bu Partini, yang berada tidak jauh dari titik pelaksanaan TMMD.
Setiap waktu istirahat, warung sederhana milik Bu Partini menjadi tempat favorit anggota Satgas TMMD untuk beristirahat sekaligus menikmati hidangan.
Kehadiran para prajurit membuat warung tersebut kini jauh lebih ramai dibandingkan hari-hari biasanya. Tidak hanya anggota Satgas, warga sekitar yang melintas juga ikut singgah untuk menikmati mie ayam yang dikenal lezat dengan harga terjangkau.
“Setiap hari banyak anggota Satgas yang makan di sini. Alhamdulillah warung jadi lebih ramai dari biasanya,” ujar Bu Partini dengan penuh syukur.
Selain peningkatan omzet, ia juga merasakan dampak lain dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan TMMD. Jalan desa yang sebelumnya sulit dilalui kini menjadi lebih baik, sehingga akses menuju pasar dan pusat kegiatan ekonomi menjadi lebih mudah.
Selain membawa dampak ekonomi, pelaksanaan TMMD juga menciptakan suasana kebersamaan yang erat antara TNI dan masyarakat.
Para anggota Satgas kerap terlihat berbaur dengan warga, berbincang santai, hingga bercanda di warung-warung sekitar lokasi kegiatan. Suasana hangat ini menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat di lapangan.
Pratu Anjas, salah satu anggota Satgas TMMD, mengaku warung Bu Partini menjadi tempat favorit untuk melepas lelah.
“Tempatnya nyaman, makanannya enak, dan suasananya juga akrab dengan warga,” ujarnya.
Program TMMD ke-128 di Sragen membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga tentang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
UMKM seperti warung makan, toko kelontong, hingga pedagang kecil lainnya ikut merasakan dampak positif dari kehadiran Satgas TMMD. Aktivitas ekonomi pun meningkat seiring bertambahnya interaksi antara warga dan personel TNI.
Dengan adanya program ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi desa dapat terus meningkat secara berkelanjutan, sejalan dengan peningkatan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.(JN01)
