Remaja di Jepara Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Berulang, Kasus Dilaporkan ke Polisi

0
IMG-20260505-WA0120

JEPARA, JATENGNOW.COM – Seorang remaja perempuan berinisial SK (18), warga Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, diduga menjadi korban kekerasan seksual berulang yang melibatkan sejumlah pria di wilayah Kecamatan Mayong.

Peristiwa ini bermula pada Rabu (29/4/2026), saat korban diajak seorang pria berinisial R, warga Desa Pelang, dengan iming-iming pekerjaan sebagai asisten rumah tangga (ART). Namun, korban diduga tidak dibawa ke tempat kerja sebagaimana dijanjikan, melainkan ke sebuah penginapan di wilayah Mayong.

Di lokasi tersebut, korban diduga telah ditunggu oleh beberapa pria yang kemudian melakukan tindakan kekerasan seksual. Dalam keterangannya, korban mengaku mengalami peristiwa tersebut secara berulang dalam kondisi tertekan dan tidak berdaya.

“Saya tidak mampu melawan karena berada dalam tekanan dan situasi yang tidak berdaya,” ungkap korban.

Tidak hanya sekali, korban juga diduga kembali mengalami kejadian serupa pada hari berikutnya di lokasi berbeda, yakni di sebuah bangunan di sekitar tempat tinggal terduga pelaku. Dugaan kekerasan berulang ini disebut berlangsung selama beberapa hari dengan pelaku yang berbeda.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami trauma mendalam. Pihak keluarga mengaku sempat ragu melaporkan kasus ini karena keterbatasan ekonomi.

“Kami hanya orang kecil, untuk makan saja sulit. Awalnya kami tidak berani melapor,” ujar ibu korban.

Kasus ini akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian dengan pendampingan warga. Pihak keluarga berharap para pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Ini sangat tidak manusiawi, terlebih korbannya masih anak,” ujarnya.

Saat ini, laporan telah diterima oleh Polres Jepara. Korban juga telah menjalani pemeriksaan medis di RSUD RA Kartini Jepara sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap para pelaku dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *