Penantian 5 Tahun Berakhir, SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri di Lereng Merapi

0
image

Penantian 5 Tahun Berakhir, SMA Negeri 1 Kemalang Resmi Berdiri di Lereng Merapi (JatengNOW/Dok)

KLATEN, JATENGNOW.COM – Warga lereng Gunung Merapi di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, akhirnya bisa bernapas lega setelah bertahun-tahun menantikan hadirnya sekolah menengah atas negeri di wilayah mereka.

Impian tersebut kini terwujud dengan berdirinya SMA Negeri 1 Kemalang yang diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Selasa (19/5/2026).

Peresmian sekolah baru itu disambut antusias warga dan para pelajar. Selama ini, anak-anak di Kecamatan Kemalang harus berjuang mencari sekolah ke kecamatan lain karena wilayah tersebut dikenal sebagai blank spot pendidikan menengah negeri.

“Senang sekali, karena sekarang lebih dekat dari rumah. Dulu kami kesulitan mencari sekolah, apalagi bersaing dengan anak-anak kota,” ujar Rohmad Yunanto, siswa asal Desa Tangkil, Kemalang.

Hal serupa disampaikan Rifani Dwi Alikah Putri, warga Desa Santan. Menurutnya, kehadiran SMA Negeri 1 Kemalang sudah lama menjadi harapan masyarakat lereng Merapi.

“Sekarang teman-teman tidak perlu jauh-jauh sekolah ke Karangnongko atau Klaten kota. Ini sangat membantu warga Kemalang,” katanya.

Sementara itu, Nurmala Putri Masdiani, warga Desa Talun, menyebut berdirinya sekolah baru tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap pendidikan di daerah pinggiran.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Pak Gubernur dan pemerintah yang telah membangun SMA Negeri 1 Kemalang,” ujarnya.

Sebagai informasi, SMA Negeri 1 Kemalang dibangun menggunakan APBD Jawa Tengah Tahun 2025 dan mulai membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan tiga rombongan belajar atau sekitar 108 siswa.

Sebelumnya, para pelajar Kemalang hanya mengikuti pembelajaran jarak jauh yang terhubung dengan SMA Negeri 1 Karangnongko.

Kepala Desa Tlogowatu, Suprat Widoyo mengatakan perjuangan menghadirkan SMA negeri di Kemalang sudah dimulai sejak beberapa tahun lalu.

“Lima tahun penantian. Dulu anak-anak belajar kelas jauh di rumah warga dan balai desa. Orang tua juga terbebani biaya bensin karena harus sekolah jauh,” katanya.

Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan peresmian SMA Negeri 1 Kemalang menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memenuhi akses pendidikan hingga pelosok desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sadimin menyebut Kemalang sebelumnya termasuk salah satu kecamatan blank spot SMA/SMK di Jawa Tengah.

“Setelah SMA Negeri 1 Kemalang berdiri, jumlah blank spot berkurang dari 24 menjadi 23 kecamatan,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjut Sadimin, berkomitmen terus membangun sekolah di wilayah yang belum memiliki akses pendidikan menengah negeri.

“Anak-anak Kemalang sekarang tidak harus turun jauh ke bawah untuk sekolah,” katanya. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *