Heboh Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad, Polisi Temukan di Penginapan Jepara Bersama Rekan Pria
Ilustrasi AI | Heboh Pengantin Wanita Kabur Jelang Akad, Polisi Temukan di Penginapan Jepara Bersama Rekan Pria (JatengNOW/Dok. AI)
PATI, JATENGNOW.COM – Warga Kabupaten Pati dihebohkan dengan kaburnya calon pengantin perempuan beberapa jam sebelum akad nikah berlangsung. Peristiwa yang viral di media sosial itu akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian setelah perempuan tersebut ditemukan di sebuah penginapan di wilayah Jepara bersama seorang rekan pria.
Kapolresta Pati melalui Kasat Reskrim Polresta Pati, Dika Hadian Widyatama, menjelaskan peristiwa bermula pada Kamis (21/5/2026) saat keluarga telah mempersiapkan akad nikah dan resepsi pernikahan calon mempelai perempuan bernama Naila Anik Setiawati.
Namun menjelang prosesi akad, keberadaan calon pengantin perempuan justru tidak diketahui.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga Naila tidak menghendaki pernikahan tersebut. Pada dini hari sebelum akad berlangsung, ia disebut meminta bantuan seorang rekan pria untuk membawanya pergi meninggalkan rumah.
“Benar memang pada tanggal 21 Mei 2026 awal mulanya akan dilaksanakan akad dan pernikahan. Namun karena mempelai perempuan tidak menghendaki, pada dini hari yang bersangkutan melarikan diri dengan meminta bantuan kepada rekan prianya,” ujar Kompol Dika.
Keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Tim dari Polsek Tlogowungu bersama Satreskrim Polresta Pati langsung melakukan pencarian intensif.
Penyelidikan akhirnya mengarah ke wilayah Jepara. Pada Sabtu (23/5/2026) dini hari, polisi bersama Polres Jepara berhasil menemukan Naila di sebuah penginapan di sekitar Alun-Alun Jepara bersama rekan pria yang membantunya kabur.
“Syukur Alhamdulillah, pada 23 Mei 2026 dini hari kami dari Polresta Pati dibantu Polres Jepara akhirnya menemukan keberadaan Naila Anik Setiawati di salah satu penginapan di sekitar Alun-Alun Jepara bersama rekan pria yang membantunya melarikan diri untuk menghindari pernikahan,” jelasnya.
Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap kedua pihak guna mengetahui latar belakang lengkap kejadian tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi serta memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. (jn02)
