Fokus Hari Bhayangkara, Operasi Patuh Candi 2026 Solo Diundur, Penertiban Lalu Lintas Tetap Jalan

0
WhatsApp Image 2026-05-20 at 17.48.14

Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani (JatengNOW/Dok)

SOLO, JATENGNOW.COM – Pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 di Kota Solo yang semula dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 21 Juni 2026 resmi ditunda. Meski demikian, Polresta Surakarta memastikan penegakan hukum lalu lintas tetap berjalan, terutama terhadap pelanggaran yang meresahkan masyarakat seperti penggunaan knalpot brong dan aksi balap liar.

Penundaan Operasi Patuh Candi 2026 merupakan bagian dari kebijakan terpusat Mabes Polri yang memfokuskan seluruh jajaran kepolisian pada rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan berlangsung pada 1 Juli 2026 mendatang.

Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan, sebagai operasi yang bersifat nasional, jajaran Polresta Surakarta akan mengikuti sepenuhnya arahan dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

“Kalau pada dasarnya, setiap kebijakan karena operasi ini operasi terpusat, tentunya kita juga menyesuaikan dengan pusat. Apa yang disampaikan Pak Kakorlantas terkait penundaan operasi akan juga kami laksanakan di Solo ini,” ujar AKP Lingga, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait jadwal pengganti pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026. Polresta Surakarta masih menunggu petunjuk dan instruksi lebih lanjut dari Mabes Polri.

Meski operasi ditunda, AKP Lingga menegaskan bahwa upaya menjaga ketertiban dan keselamatan berlalu lintas tetap menjadi prioritas. Karena itu, kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) akan terus dilakukan, khususnya dalam menindak penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong serta aksi balap liar yang sering dikeluhkan masyarakat.

“Menanggapi keluhan ini, Polresta Solo bertindak dengan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan, terutama menindak roda dua yang menggunakan knalpot brong. Jadi masyarakat Solo ketika menemukan kejadian yang sama silakan lapor ke Bhabinkamtibmas terdekat atau menghubungi Call Center 110, kami akan tindak segera,” tegasnya.

Sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengumumkan penundaan Operasi Patuh 2026 yang sedianya digelar serentak di seluruh Indonesia.

“Kita tunda, Polri konsen Hari Bhayangkara,” ujar Agus.

Sebelum ditunda, Operasi Patuh 2026 dirancang berlangsung selama dua pekan dengan fokus meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan.

Dalam pelaksanaannya, Korlantas Polri berencana mengoptimalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik melalui ETLE Drone, ETLE Handheld, maupun ETLE Statis. Penegakan hukum dirancang dengan komposisi 60 persen berbasis ETLE, 30 persen penindakan langsung, dan 10 persen edukasi preventif.

Meski jadwal operasi berubah, Polri menegaskan bahwa penegakan hukum lalu lintas tetap berjalan sebagaimana mestinya. Masyarakat pun diimbau untuk tetap disiplin, melengkapi surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *