Pemkab Jepara dan BAZNAS Santuni 827 Anak Yatim Sambut 10 Muharram

0
image

Pemkab Jepara dan BAZNAS Santuni 827 Anak Yatim Sambut 10 Muharram (JatengNOW/Dok)

JEPARA, JATENGNOW.COM – Pemerintah Kabupaten Jepara bersama Badan Amil Zakat Nasional menyalurkan santunan kepada 827 anak yatim, piatu, dan yatim piatu dalam rangka menyambut 10 Muharram 1448 Hijriah. Penyaluran bantuan digelar di tiga lokasi, yakni Pendopo R.A. Kartini Jepara, Kecamatan Batealit, dan Kecamatan Bangsri.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengatakan bulan Muharram menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, kehidupan tidak hanya diukur dari apa yang dimiliki, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada sesama.

“Memuliakan dan menyantuni anak yatim merupakan salah satu bentuk kepedulian yang sangat dianjurkan dalam Islam. Kemuliaan seseorang tidak hanya diukur dari ibadah ritual, tetapi juga dari kepedulian kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujar Witiarso, Sabtu (27/6/2026).

Ia mengapresiasi para muzakki dan BAZNAS Kabupaten Jepara yang terus konsisten menjalankan program kemanusiaan. Menurutnya, santunan kepada ratusan anak tersebut menjadi bukti nyata kepedulian masyarakat dalam menguatkan masa depan generasi penerus.

Dalam kesempatan itu, Witiarso menegaskan santunan bagi anak yatim akan menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Jepara bersama BAZNAS sebanyak tiga kali dalam setahun, yakni pada 10 Muharram, bulan Ramadan, dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Kita sepakat kegiatan ini akan dilaksanakan tiga kali dalam setahun, yaitu saat 10 Muharram, bulan puasa, dan Maulid. Semoga kesejahteraan masyarakat tetap terjaga di Kabupaten Jepara,” katanya.

Menurut data pemerintah daerah, jumlah anak yatim dan piatu di Kabupaten Jepara mencapai sekitar 2.000 anak. Karena itu, Pemkab Jepara berkomitmen agar seluruhnya mendapat perhatian dan bantuan.

Bupati juga memberikan motivasi kepada para penerima santunan agar tetap semangat belajar, rajin beribadah, menghormati guru dan orang tua, serta terus berjuang meraih cita-cita.

“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih masa depan. Banyak orang hebat lahir dari perjuangan dan kesabaran yang luar biasa,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap momentum Muharram dapat menjadi penguat budaya gotong royong, berbagi, dan saling menguatkan demi menjaga kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *