Balas Hasil Imbang Leg Pertama Garuda Championship 2026, Indonesia U-17 Tekuk Malaysia 3-0

0
IMG-20260704-WA0069

SOLO, JATENGNOW.COM – Timnas Indonesia U-17 menutup laga persahabatan leg kedua Garuda Championship Series 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Timnas Malaysia U-17 di Stadion Manahan, Solo, Selasa (7/7/2026) malam.

Kemenangan ini menjadi pelengkap setelah pada leg pertama yang digelar Sabtu (4/7/2026), kedua tim bermain imbang 1-1.

Sejak kick off pukul 20.00 WIB, pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi. Garuda Muda tampil lebih dominan dibanding pertemuan pertama dengan menguasai penguasaan bola, sementara Malaysia mengandalkan pertahanan disiplin dan serangan balik cepat.

Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-10 melalui Haikal Kamil Ramadhan. Berawal dari umpan terobosan Chico Jerico, Haikal sukses lolos dari kawalan bek lawan sebelum melepaskan tendangan yang gagal diantisipasi kiper Malaysia.

Malaysia harus melakukan pergantian pemain lebih awal pada menit ke-15 setelah penyerang Fahmi Akmal mengalami cedera dan digantikan Ahmad Yusuf.

Garuda Muda terus menekan. Peluang emas kembali tercipta pada menit ke-17 melalui serangkaian peluang di dalam kotak penalti, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.

Keunggulan Indonesia bertambah pada menit ke-20. Dhamar Try Kusuma memanfaatkan umpan panjang dari lini belakang sebelum berlari meninggalkan kawalan lawan dan menaklukkan penjaga gawang Malaysia. Skor berubah menjadi 2-0.

Memasuki pertengahan babak pertama, duel berlangsung ketat di lini tengah. Pada menit ke-30, tensi pertandingan meningkat setelah Chico Jerico mendapat pelanggaran keras dari Dhanis Haykal.

Malaysia sempat memperoleh peluang melalui tendangan bebas pada menit ke-36. Namun, penyelamatan gemilang dilakukan kiper Indonesia, Syahdan Fadil, yang berhasil mengamankan bola.

Menjelang turun minum, Indonesia kembali memperbesar keunggulan. Pada menit ke-42, I Dewa Gede Majesta memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Chico Jerico yang membentur tiang gawang untuk membawa Garuda Muda unggul 3-0.

Tambahan waktu satu menit tak mengubah keadaan. Babak pertama ditutup dengan keunggulan tiga gol tanpa balas untuk Indonesia.

Memasuki babak kedua, Malaysia melakukan perombakan besar dengan mengganti empat pemain, termasuk penjaga gawang Muhammad Atiff yang digantikan Adam Nurfakrullah. Selain itu, Dhanis Haykal, Naim Musaddiq, dan Aniq Thaqif juga ditarik keluar untuk memberi kesempatan kepada Adam Muqri, Muhammad Aqif, dan Muhammad Dini.

Masuknya pemain-pemain baru membuat Malaysia tampil lebih agresif. Harimau Malaya langsung menekan sejak awal babak kedua, tetapi lini pertahanan Indonesia tetap tampil disiplin sehingga mampu meredam setiap serangan.

Pada menit ke-60, giliran Indonesia mengambil alih permainan dengan melancarkan serangan bertubi-tubi. Meski demikian, pertahanan Malaysia tampil lebih solid setelah melakukan pergantian pemain.

Pelatih Indonesia kemudian melakukan rotasi dengan menarik Ichiro Akbar dan Pradipta Arya untuk memasukkan Muhammad Faiz serta Dolvinus Solossa.

Perubahan tersebut langsung memberi dampak positif. Indonesia menciptakan dua peluang tepat sasaran secara beruntun, namun seluruhnya masih mampu diamankan penjaga gawang Malaysia.

Malaysia kembali melakukan pergantian pemain dengan menarik Ahmad Yusuf dan Mohamad Fazryel, kemudian memasukkan Muhammad Harraz serta Benjamin.

Tak lama berselang, Indonesia juga kembali melakukan penyegaran. Haikal Kamil Ramadhan, I Dewa Gede Majesta, dan Dolvinus Solossa digantikan Edsel Henrian, Stenly Meyanu, serta Dzaki Muhammad.

Memasuki menit ke-75, pertandingan berlangsung semakin seimbang. Kedua tim saling bergantian menyerang, tetapi lini pertahanan masing-masing mampu menggagalkan setiap peluang yang tercipta.

Pada 10 menit terakhir waktu normal, Malaysia terus berupaya memperkecil ketertinggalan. Namun rapatnya pertahanan Garuda Muda membuat setiap peluang gagal berbuah gol.

Wasit memberikan tambahan waktu enam menit. Petaka menghampiri Malaysia pada menit ke-90+4 setelah Adam Muqri diganjar kartu merah akibat melakukan pelanggaran keras dengan mengangkat kaki terlalu tinggi saat berebut bola dengan Chico Jerico.

Bermain dengan 10 pemain pada sisa pertandingan, Malaysia tak mampu mengejar ketertinggalan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk Indonesia tetap bertahan.

Hasil ini memastikan Garuda Muda menutup Garuda Championship Series 2026 dengan kemenangan meyakinkan sekaligus menunjukkan perkembangan permainan yang signifikan setelah bermain imbang pada leg pertama. (jn02)

Penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *